Breaking News
Kamis, 28 Mei 2026

Pesan Khusus Dien Syamsudin

Jangan Menikah Dulu, yang Sudah Menikah Jangan Menikah Lagi

Prof Dien Syamsuddin memberi pesan khusus kepada para sarjana baru. Jangan nikah dulu, yang sudah menikah, jangan menikah lagi,

Tayang:
Editor: Arief Permadi
ISTIMEWA/DOK UMBANDUNG
Profesor Dr. KH. Dien Syamsuddin saat menyampaikan orasi ilmiah berjudul 'Meneguhkan Islam Berkemajuan, Mencerahkan Kehidupan Bangsa', di Auditorium KH Ahmad Dahlan, UMBandung, Sabtu (17/12/2022). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.ID - Pesan khusus disampaikan mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Profesor Dr. KH. Dien Syamsuddin, kepada para sarjana yang baru saja menyelesaikan studi S1-nya. Ia meminta para sarjana untuk tidak buru-buru menikah setelah diwisuda.

“Jangan nikah dulu, yang sudah menikah, jangan menikah lagi, tapi lanjutkan studi lagi agar menjadi seorang intelektual sejati,” ujar Dien saat menyampaikan orasi ilmiahnya, 'Meneguhkan Islam Berkemajuan, Mencerahkan Kehidupan Bangsa, pada acara wisuda ke-3 program sarjana Universitas Muhammadiyah Bandung ( UMBandung ), di  Auditorium KH Ahmad Dahlan, UMBandung, Sabtu (17/12/2022).

Intelektual sejati, lanjut Dien, adalah mereka yang prihatin terhadap berbagai persoalan di tengah-tengah masyarakat.

"Tak hanya itu, mereka juga mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yangterjadi itu," ujar Dien, yang juga sempat menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2015 tersebut.

Dien mengatakan, wisuda bukanlah terminal akhir untuk belajar.

“Salah satu ciri sarjana berkemajuan adalah sarjana yang terus belajar, tidak puas dengan apa yang sudah didapat,” ungkap pria kelahiran Sumbawa, 64 tahun lalu itu.

Hal senada diungkapkan Rektor UMBandung Prof Dr Ir Herry Suhardiyanto MSc IPU. Herry mengingatkan ada banyak sekali tantangan yang menanti para sarjana di tengah arus globalisasi ini.

“Perkembangan teknologi akan melahirkan perilaku sosial baru, yang mungkin tidak pernah kita bayangkan,” ujar Herry.

Herry berharap, para sarjana mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

“Teguhkan karakter kesarjanaan yang visioner, menginspirasi, berpikiran terbuka, dan progresif untuk bangsa yang berkemajuan,” ujarnya.

Wisuda ke-3 UMBandung diikuti oleh 335 lulusan. Sebanyak 53 lulusan berasal dari Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH), 86 orang dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST), 119 orang dari Fakultas Agama Islam (FAI), dan 77 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Hadir juga dalam acara wisuda, Ketua PP Muhammadiyah sekaligus Ketua BPH UMBandung, Prof Dr H Dadang Kahmad MSi; Ketua PWM Jawa Barat, KH Suhada; dan Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Muhammad, Sayuti MPd MEd PhD. Tak hanya itu, hadir pula Koordinator Fungsi Kelembagaan LLDIKTI Jawa Barat, Dr Yeni Rospiani SS MM.

Empat lulusan dinyatakan sebagai wisudawan terbaik. Mereka adalah, Dianing Banyu Asih dari prodi Administrasi Publik (FSH) dengan IPK 3,91, Satriani Firdaus Widjaja dari prodi Teknik Informatika (FST) dengan IPK 3,89, Rafika Hardianti dari prodi Akuntansi (FEB) dengan IPK 3,69, dan Nining Widaningsih dari prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (FAI) dengan IPK 3,92.

Acara wisuda juga dimeriahkan penampilan paduan suaran mahasiswa UMBandung dan salah satu finalis The Voice Indonesia, Genya Anucheni Kurnain.

Suasana menjadi hening saat Genya membawakan lagu “Cinta untuk Mama”. Bnyak orang tua dan wisudawan yang meneteskan air mata karena terharu. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved