Pemkot Bandung Kembali Hadirkan Rumah Pompa untuk Atasi Banjir di Wilayah Gedebage
Pemkot Bandung melakukan langkah untuk mengatasi banjir di wilayah timur, tepatnya di Gedebage dengan menghadirkan rumah pompa Rancabolang Rabu (14/12
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Darajat Arianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) melakukan langkah untuk mengatasi banjir di wilayah timur, tepatnya di Gedebage dengan menghadirkan rumah pompa Rancabolang, Rabu (14/12/2022).
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan rumah pompa Rancabolang ini harapannya bisa mengurangi dampak banjir yang selama ini sering terjadi di kala turun hujan dengan debit hujan tinggi.
"Mudah-mudahan bisa menyelesaikan titik banjir yang juga sering genangi kantor Dishub," ujarnya.
Pada prinsipnya, Yana mengatakan Pemkot Bandung terus berupaya mengurangi titik banjir walaupun banjir yang terjadi surunya lebih cepat, seperti di wilayah Gedebage.
"Saya juga imbau kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke aliran sungai, sehingga tak menyumbat saluran air yang seharusnya lancar dan sekaligus bisa percepat penurunan titik genangan air," katanya.
Baca juga: Tiga Rumah Pompa di Kota Bandung Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Anggarannya Capai Rp 4,5 Miliar
Kepala DSDABM Kota Bandung, Didi Ruswandi menambahkan bahw rumah pompa ini bisa mempercepat surutnya genangan air, apalagi ditambah adanya kolam retensi.
Namun, Didi tak mengetahui secara pastinya berapa lama air bisa surut dengan adanya rumah pompa ini.
"Saya belum tahu (berapa cepat) karena tidak dilakukan ujicoba. Yang pasti, jika dilihat kecepatan surutnya dan adanya kolam retensi maka itu mempercepat dan lebih efektif," ujarnya.
Dia pun mengatakan jika harus memilih, katanya, rumah pompa bukanlah pilihan terbaik, sebab yang paling cepat ialah diparkir atau dimasukkan airnya (resapan).
"Istilahnya ini keterpaksaan untuk kami alirkan. Kami sih berharap dengan resapan dan parkir bisa lebih maksimal. Periode saya ini sudah ada empat rumah pompa. Sebelumnya mungkin sudah ada lima rumah pompa. Jadi, total sudah ada 9 rumah pompa," katanya. (*)
Silakan baca berita Tribunjabar.id terbaru lainnya di GoogleNews