Gempa Bumi di Cianjur

Update Gempa Cianjur, Satu Lagi Jenazah Teridentifikasi, Sisa 15 Jenazah yang Belum

Satu jenazah korban gempa bumi di RSUD Sayang Cianjur berhasil terdentifikasi Tim DVI Polda Jawa Barat. 

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Ruang Instalasi Forensik RSUD Sayang Cianjur. Sebanyak 157 jenazah korban gempa bumi Cianjur telah teridentifikasi.  

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Satu lagi jenazah korban gempa bumi di RSUD Sayang Cianjur berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Jawa Barat. 

Biddokes Polda Jabar Kompol dr M Ikhsan Sp F, mengatakan satu jenazah yang terkubur akibat gempa Cianjur yang berhasil teridentifikasi tersebut merupakan Rifki Mauladi Saiful Bahri, berjenis kelamin laki-laki dengan usia 11 tahun. 

"Satu jenazah yang berhasil diidentifikasi, kata Ikhsan, jenazah nomor PM 062/22/CJR/163 yang teridentifikasi berdasarkan tanda medis gigi dan properti," katanya pada wartawan, Senin (12/12/2022). 

Jenazah tersebut, lanjut dia, diketahui merupakan warga Kampung Rancapicung RT 03/06, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

"Saat ini tercatat tercatat ada sebanyak 173 kantong jenazah korban gempa bumi Cianjur yang masih tersimpan di dua rumah sakit, yaitu RSUD Sayang, Cianjur dan RSUD  Cimacan," ucapnya. 

Ia menjelaskan, dari sebanyak 173 katong jenazah tersebut 158 di antaranya berhasil diidentifikasi, dan 15 lainya belum teridentifikasi. 

TNI AL dan SAR Gabungan saat mengevakuasi satu jenazah yang berhasil ditemukan.
TNI AL dan SAR Gabungan saat mengevakuasi satu jenazah yang berhasil ditemukan. (Istimewa / dokumentasi TNI AL)

"Hingga kini Tim DVI Polda Jabar masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah jenazah korban gempa bumi," kata dia. 

Pihaknya mengimbau masyarakat yang masih merasa kehilangan anggota keluarganya untuk bisa melaporkan ke posko pengaduan orang hilang atau posko antemortem di bagian forensik RSUD sayang Cianjur. 

"Agar mempermudah proses identfikasi kami harap warga membawa data-data korban, seperti kartu keluarga, rekam medis, gigi foto terakhir korban," kata dia.

Ditemukan Minggu (11/12/2022)

Memasuki hari Ke-19 pasca penanganan gempa Cianjur, Satgas TNI AL dan Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu jenazah korban gempa di Kampung Garogol Kidul, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Tim Satgas TNI AL Peduli Cianjur Letkol Mar Edo Sidharta Halilintar M mengatakan penemuan satu jenazah tersebut berawal laporan dari warga yang merasa anaknya hilang.

"Saat itu tim langsung melakukan upaya pencarian, dan ketika itu yang ditemukan bangkai kucing, sehingga pencarian pun dihentikan," katanya pada wartawan, Minggu (11/12/2022).

Namun bau bangkai tersebut, lanjut dia, masih tercium masyarakat, sehingga upaya pencarian kembali dilakukan, dengan cara membongkar beberapa reruntuhan material bangunan ambruk.

"Akhirnya Tim dan SAR gabungan dibantu warga akhirnya menemukan satu orang jenazah, dengan ciri-ciri menggunakan pakaian sweater abu-abu, celana jeans biru, dan berusia sekitar 11 tahun," katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah masyarakat setempat bahwa ciri-ciri tersebut sesuai dengan laporan dari seorang warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

"Sehinngga dapat disimpulkan bahwa jenazah tersebut merupakan warga yang berasal dari Kampung Rancapicung, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang yang hilang pasca gempa Senin (21/11/2022) lalu," jelasnya.

Pihaknya mengatakan, saat ini jenazah anak yang berusia sekitar 11 tahun itu sudah dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk dilakukan proses identifikasi.(Laporan Kontributor Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi. )

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved