Jumlah Korban Meninggal Gempa Cianjur Kini Jadi 602 Orang, Banyak yang Tak Dilaporkan

Hal tersebut diungkapkan Bupati Cianjur Herman Suherman pada wartawan saat meninjau gudang logistik di Gedung Balerancage Jalan Siliwangi, Senin (12/1

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Ravianto
Istimewa / dokumentasi TNI AL
TNI AL dan SAR Gabungan saat mengevakuasi satu jenazah yang berhasil ditemukan. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur bertambah dari sebanyak 600 jadi 602 jiwa. 

Hal tersebut diungkapkan Bupati Cianjur Herman Suherman pada wartawan saat meninjau gudang logistik di Gedung Balerancage Jalan Siliwangi, Senin (12/12/2022). 

"Pada awal kejadian jumlah korban jiwa yang dicatat BNPB itu data berdasarkan dari rumah sakit, dan Puskesmas," kata Herman. 

Namun lanjut dia, di sisi lain banyak masyarakat yang anggota keluarganya meninggal dunia akibat gempa tidak dilaporkan, dan langsung dimakamkan di TPU terdekat. 

"Jadi total korban jiwa tersebut diketahui setelah kita tengah melakukan pendataan dana kerohiman, dan jumlah muncul yang belum terdata," katanya. 

Herman mengatakan, warga yang menjadi korban meninggal dunia dalam bencana gempa bumi tersebut akan mendapatkan dana kerahiman sebesar Rp 15 juta per jiwa. 

Alat berat masih melakukan pencarian korban gempa Cianjur di titik lokasi longsor warung Sate Shinta, Kampung Pos, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Jumat (9/12/2022).
Alat berat masih melakukan pencarian korban gempa Cianjur di titik lokasi longsor warung Sate Shinta, Kampung Pos, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Jumat (9/12/2022). (TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL MUKMININ)

"Kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah dan hingga saat ini kita masih melalukan pendataan jumlah korban," katanya. 

Herman meminta jumlah korban jiwa tersebut untuk tidak dibesar-besarkan, karena data itu memang sudah benar dan ada bukti surat keterangan meninggal. 

Satu Lagi Jenazah Teridentifikasi

Baca juga: Update Gempa Cianjur, Satu Lagi Jenazah Teridentifikasi, Sisa 15 Jenazah yang Belum

Satu lagi jenazah korban gempa bumi di RSUD Sayang Cianjur berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Jawa Barat. 

Biddokes Polda Jabar Kompol dr M Ikhsan Sp F, mengatakan satu jenazah yang terkubur akibat gempa Cianjur yang berhasil teridentifikasi tersebut merupakan Rifki Mauladi Saiful Bahri, berjenis kelamin laki-laki dengan usia 11 tahun. 

"Satu jenazah yang berhasil diidentifikasi, kata Ikhsan, jenazah nomor PM 062/22/CJR/163 yang teridentifikasi berdasarkan tanda medis gigi dan properti," katanya pada wartawan, Senin (12/12/2022). 

Jenazah tersebut, lanjut dia, diketahui merupakan warga Kampung Rancapicung RT 03/06, Desa Cibulakan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

"Saat ini tercatat tercatat ada sebanyak 173 kantong jenazah korban gempa bumi Cianjur yang masih tersimpan di dua rumah sakit, yaitu RSUD Sayang, Cianjur dan RSUD  Cimacan," ucapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved