Dibutuhkan Aksi Nyata Menghadapi Terorisme dan Radikalisme

Anggota DPRD Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati., S.H., mengatakan butuh aksi nyata untuk menghadapi terorisme dan radikalisme

istimewa
Anggota DPRD Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati., S.H., 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -Anggota DPRD Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati., S.H., mengatakan aksi terorisme akan selalu membayangi NKRI selama ada pihak-pihak yang menginginkan perpecahan NKRI.

Hal inilah yang harus diwaspadai bersama oleh semua pihak di Indonesia, termasuk Jawa Barat.

Hal ini dikatakannya menanggapi aksi terorisme yang terjadi di Markas Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, beberapa hari lalu. Ia mengatakan kejadian aksi terorisme di tengah masyarakat yang sedang berbenah ini sangat disesalkan.

Ia pun mengecam aksi kekerasan yang menyebabkan korban jiwa dan luka tersebut.

"Pemerintah bersama-sama dengan masyarakat harus terus menerus tanpa lelah saling menjaga dan paham ini jangan sampai bisa masuk," kata anggota DPRD daerah pemilihan Kabupaten Kuningan, Ciamis, Pangandaran, dan Kota Banjar ini, Minggu (11/12).

Ia mengataman pemerintah wajib secara konsisten melaksanakan program-program anti terorisme dan radikalisme, baik secara pencerahan maupun kegiatan-kegiatan langsung di lapangan.

"Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh anggota dewan adalah sosialisasi 4 Pilar Mebangsaan kegiatan tersebut dilakukan oleh anggota dewan turun ke masyarakat mensosialisasikan Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," katanya.

Ia mengataman diharapkan sosialisasi tersebut juga dapat memberikan wawasan kepada masyarakat luas akan pentingnya persatuan Indonesia demi menjaga agar masyarakat lebih memahami pentingnya persatuan Indonesia, tidak mudah disusupi oleh paham-paham radikalisme dan terorisme.

Anggota Fraksi Gerindra ini mengatakan pemerintah sudah berupaya untuk melakukan tindakan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat terkait aktifitas yang menjurus pada radikalisme maupun terorisme.

"Ini sudah dilakukan melalui kesbangpol namun kegiatan-kegiatan tersebut perlu ditingkatkan lagi dan dilakukan kepada kelompok-kelompok yang dipandang rentan terhadap paham tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan semua pihak harus lebih waspada terhadap aksi terorisme maupun ajaran-ajaran menyimpang yang menjurus pada radikalisme dan terorisme.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved