Minggu, 19 April 2026

Sakit Stroke, Pria di Pangandaran Ditemukan Sudah Tak Bernyawa di Rumahnya

Sakit stroke, seorang pria di Dusun Cipari RT 01/01, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, ditemukan tidak bernyawa di rumahnya.

Penulis: Padna | Editor: Giri
Dok. Maya/Kadus Cipari
Suasana di sekitar lokasi sesaat setelah Dede ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Selasa (6/12/2022) malam.  

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Sakit stroke, seorang pria di Dusun Cipari RT 01/01, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, ditemukan tidak bernyawa di rumahnya.

Pria ini bernama Dede Rustandi (59).

Dia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh satu keluarga yang rumahnya tidak jauh dari rumah korban.

Kepala Dusun (Kadus) Cipari, Maya, menyampaikan, korban merupakan penderita penyakit stroke.

"Dan tadi (6/12/2022) sekitar jam setengah lima sore, tahu-tahu dia ditemukan sudah dalam keadaan meninggal," ujar Maya dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Selasa (6/12/2022) malam.

Jenazah Dede, kata dia, ditemukan oleh pihak keluarganya yang kebetulan ingin menengok korban.

"Kan, rumah keluarganya masih berdampingan. Sedangkan dia tinggal sendiri di rumahnya dan masih bujangan," ucapnya.

Baca juga: Warga di Pangandaran Geger Temukan Mayat Perempuan, Tanpa Busana dan Mulai Membusuk

Karena tinggal sendiri di rumahnya ketika menderita sakit stroke, Dede kurang terpantau. 

Apalagi, dia jarang keluar rumah dan bermasyarakat dengan warga lainnya.

"Makanya, pas dia ditemukan meninggal tidak banyak warga yang geger karena korban jarang main ke tetangganya," kata Maya.

Sepengetahuan Maya, selain penyakit stroke yang dideritanya, semasa hidup almarhum tidak memiliki masalah di lingkungan.

Baca juga: Pengemudinya Mengantuk, Honda Brio Tabrak Pohon Jati di Kabupaten Pangandaran, Mobil Ringsek

Setelah ada tim dari pihak kepolisian dan tim medis, malam ini jenazah akan langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di wilayahnya.

"Tadi juga ada polisi ke lokasi, tapi akan segera dimakamkan karena mungkin hasilnya murni akibat penyakit," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved