Anggota DPRD Jabar Abdul Jabar Majid Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di SDIT Mutiara Hati

Sejumlah guru SDIT Mutiara Hati, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, jadi sasaran sosialiasi empat pilar kebangsaan dari anggota DPRD Jabar Fraksi PKS.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
Istimewa
Anggota DPRD Jabar Fraksi PKS, Abdul Jabar Majid, saat menyosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada guru SDIT Mutiara Hati Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (6/12/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah guru SDIT Mutiara Hati, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, jadi sasaran sosialiasi empat pilar kebangsaan dari anggota DPRD Jabar Fraksi PKS, Abdul Jabar Majid, Selasa (6/12/2022).

Dalam sosialisasi tersebut, Abdul Jabar Majid menguraikan bagaimana empat pilar kebangsaan diterapkan masyarakat dalam bernegara.

"Pilar pertama Pancasila, kedua UU RI tahun 1945, ketiga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan empat Bhinneka Tunggal Ika. Empat pilar berbangsa dan bernegara ini sebagai konsensus dan komitmen bersama," ujar Abdul Jabar Majid saat dihubungi, Selasa.

Abdul Majid mengatakan, sengaja memilih segmen peserta yang berbeda, yakni guru SDIT, lantaran dari para guru ini nantinya secara berjenjang akan disampaikan kepada para siswanya.

"Sasarannya lebih banyak kepada guru-guru agar dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang empat pilar ini," katanya.

Menurutnya, sejak awal negara berdiri, banyak perbedaan pandangan dari berbagai kalangan.

Namun, kata dia, semuanya disatukan oleh empat pilar kebangsaan ini.

"Tokoh-tokoh politik Islam juga terlibat aktif dan punya andil besar pada produk konstitusi awal kemerdekaan. Jadi, jangan pernah melupakan sejarah. Jangan mau distigma bahwa orang Islam yang agamis itu tidak pancasilais," ucapnya.

Semua kalangan, kata dia, harus paham bahwa empat pilar kebangsaan ini mempersatukan bangsa dan mencegah masalah disintegrasi bangsa.

"Pertama, kita harus melihat bahwa Pancasila itu sudah menjadi suatu komitmen bersama, sudah menjadi kesepakatan kita semua, bahwa negara NKRI dan kita ini masyarakat yang beragam Bhinneka Tunggal Ika, itu sudah jadi kesepakatan," katanya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved