Piala Dunia 2022
Lionel Messi Sebut Tidak Ingin Rayakan Pencapaian Pribadi, Fokus Persiapan Menghadapi Belanda
Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi sebut tidak akan merayakan pencapaian pribadinya.
Penulis: Salma Dinda Regina | Editor: Salma Dinda Regina
TRIBUNJABAR.ID - Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi sebut tidak akan merayakan pencapaian pribadinya.
Sebagaimana diketahui, Lionel Messi telah mencapai seribu laga profesional setelah membantu Argentina mengalahkan Australia 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia di Stadion Ahmad bin Ali, Ar-Rayyan, Qatar (4/12/2022) dini hari.
Lionel Messi lebih mensyukuri dirinya telah berhasil melalui tes fisik melelahkan.
Mengikuti pertandingan kembali dengan intensitas penuh 48 jam setelah laga terakhir saat Lionel Messi bersama Argentina mengalahkan Polandia 0-2.
Pemain yang karib disapa La Pulga ini mencetak gol ke gawang Socceroos yang jadi gol ketiganya di Qatar.
Ia melepaskan tembakan melengkung mendatanr ke tiang jauh, setelah mengambil alih bola dari Nicola Otamendi yang terlepas saat mengontrol umpan dari Alexis Mac Allister.
Julian Alvarez kemudian menggandakan keunggulan di menit ke-57, saat dia mencuri bola memanfaatkan blunder lini belakang Australia.
Baca juga: Lionel Messi Ciptakan Rekor Peraih Man of The Match Terbanyak di Piala Dunia, Kalahkan Ronaldo
The Socceroos memperkecil skor di menit ke-77 lewat tendangan Craig Goodwin yang membuat kedudukan 2-1 bertahan sampai bubaran.
Messi sekali lagi menjadi inspirator tim sehingga kembali dinobatkan sebagai Man of the Match kedua kalinya di Qatar.
Ini kali kedelapan dirinya dinobatkan sebagai Man of The Match di Piala Dunia, yang membuatnya jadi pemain dengan raihan terbanyak, melewati bintang Portugal, Cristiano Ronaldo dengan tujuh gelar Man of The Match, dan mantan pemain Belanda, Arjen Robben dengan enam gelar MoM.
Tetapi meskipun mencapai rekor pribadi baru, dan juga melampaui rekor delapan gol Diego Maradona di Piala Dunia, Messi tak terlalu menghiraukannya.
Sebaliknya, dia hanya senang telah melalui tes fisik begitu cepat setelah pertandingan sebelumnya.
"Saya sangat senang mengambil langkah maju, mencapai tujuan lain," kata Messi pascapertandingan.
"Itu adalah pertandingan yang sangat kuat dan sulit - kami tahu akan seperti ini. Kami tidak punya banyak waktu untuk istirahat dan kami khawatir karena kami tahu ini akan menjadi pertandingan fisik dan mereka sangat kuat," ujar pemain Paris Saint Germain ini.
Ketika ditanya di TV Argentina apakah dia akan merayakan pertandingannya yang ke-1.000, Messi menggelengkan kepala.
"Tidak, benar-benar tidak. Ini adalah pertandingan yang sulit, pertandingan yang sulit, kami tidak banyak istirahat, kami belum benar-benar pulih dengan baik. Itu adalah permainan yang sangat mengandalkan fisik juga," katanya dikutip dari AFP.
"Ketika kami mengetahui harus bermain lagi dalam tiga hari, kami mengatakan itu gila dan tidak cukup istirahat. Tetapi pada saat yang sama kami ingin berada di sini untuk terus melaju," ujar Messi.
Pelatih Australia Graham Arnold mengatakan para pemainnya melakukannya dengan baik untuk menahan Messi, tetapi pada akhirnya, peraih tujuh kali Ballon d'Or ini tak tertahankan
"Dia luar biasa," kata Arnold.
"Salah satu yang terhebat. Kami benar-benar bekerja keras untuk tidak kagum padanya, karena dia pemain hebat. Tapi wow, dia luar biasa."
Perhatian Argentina sekarang beralih ke perempat final Piala Dunia melawan Belanda pada Sabtu (10/12/2022) dini hari.
"Mungkin mereka tidak bermain seindah tim Belanda sebelumnya. Tapi mereka punya sejumlah titik yang kuat, dan juga tentunya titik lemah. Ini akan jadi duel indah dengan dua tim yang punya sejarah hebat," kata Pelatih Argentina, Lionel Scaloni.
Baca artikel Tribun Jabar terbaru lainnya di GoogleNews.