Warga Dayeuhkolot Khawatir Sungai Citarum Meluap, Banjir Lebih Besar Bisa Datang

Warga Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, khawatir Sungai Citarum meluap sehingga menyebabkan banjir lebih besar.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Banjir merendam rumah di Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Minggu (4/12/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, khawatir Sungai Citarum meluap sehingga menyebabkan banjir lebih besar.

Kepala Desa Dayeuhkolot, Yayan Setiana, mengungkapkan, banjir yang terjadi di Dayeuhkolot sekarang ini bukan akibat luapan Sungai Citarum.

Namun, air berasal dari luapan Sungai Cipalasari. Air tak tertampung di folder sehingga menyasar permukiman.

"Kondisinya, permukiman sekarang berada di bawah Sungai Citarum, seperti di Kampung Bojongasih ini. Jadi air yang mengalir di Sungai, di atas permukiman," kata Yayan, saat ditemui di depan kantornya, Minggu (4/12/2022).

Yayan menjelaskan, jika Sungai Citarum meluap, maka tanggulnya akan tergerus oleh air.

"Sebab tanggul di sini belum semua dibeton atau ditembok. Sebagian masih ada tanggul tanah. Kalau tanah, kan, bisa tergerus oleh air," kata dia.

Kalau sudah tergerus, kata Yayan, takutnya tanggul jebol.

Jika itu terjadi dikhawatirkan banjir lebih besar terjadi.

"Mungkin, bisa seperti banjir bandang juga karena jika tanggul jebol, air yang masuk permukiman, pasti deras," ucapnya.

Selain itu, kata dia, jika itu terjadi, pompa di folder juga tak terpakai karena air masuk lagi ke permukiman.

"Jadi itu yang dikhawatirkan," katanya.

Mudah-mudahan, kata dia, hal tersebut tak terjadi dan tanggul bisa cepat dibeton semua supaya tak ada kekhawatiran. (*)

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved