Satlantas Polres Cirebon Kota Mulai Kirimkan Surat Cinta ke Pelanggar yang Terjepret Kamera E-TLE

AKP Triyono Raharja, mengatakan, surat cinta itu merupakan blangko bukti pelanggaran lalu lintas dari hasil jepretan kamera ponsel petugas di lapangan

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Hermawan Aksan
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Triyono Raharja, mengatakan, Satlantas Polres Cirebon Kota mulai mengirimkan "surat cinta" kepada pelanggar lalu lintas yang terjepret kamera Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota mulai mengirimkan "surat cinta" kepada pelanggar lalu lintas yang terjepret kamera Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Triyono Raharja, mengatakan, surat cinta itu merupakan blangko bukti pelanggaran lalu lintas dari hasil jepretan kamera ponsel petugas di lapangan.

Namun, menurut dia, pengiriman surat cinta tersebut merupakan bagian dari uji coba penerapan E-TLE Lodaya di wilayah hukum Porles Cirebon Kota yang dilaksanakan sejak bulan lalu.

Karenanya, pihaknya memastikan pelanggar lalu lintas yang tertangkap kamera E-TLE Lodaya dan mendapat surat cinta tidak akan disanksi tilang, tetapi hanya diberi teguran.

Baca juga: Warga Kota Bandung Wajib Tahu, Mulai Pekan Depan, Polisi Bakal Lakukan Tilang Lewat HP

"Ini untuk mengetahui apakah blangko bukti pelanggarannya sampai atau tidak ke alamat pemilik kendaraan dan butuh waktu berapa lama," ujar Triyono Raharja saat ditemui di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Jumat (2/12/2022).

Ia mengatakan, para pelanggar lalu lintas yang mendapatkan surat cinta harus mengonfirmasinya dan mengisi data diri dengan memindai barcode atau formulir yang tersedia dalam surat itu.

Batas waktu untuk konfirmasi tersebut ialah 14 hari kerja dan jika pemilik kendaraan tidak mengonfirmasinya maka kendaraan itu akan diblokir oleh Samsat.

Selanjutnya mereka akan mendapatkan kode pembayaran sanksi denda tilang yang dapat dibayarkan melalui transfer ke rekening bank yang telah ditentukan.

Baca juga: E-TLE Siap Diberlakukan, Satlantas Polres Cirebon Gunakan Kamera Ponsel Potret Pelanggar

"Hal ini juga yang akan menjadi bahan evaluasi uji coba E-TLE Lodaya, para pelanggar lalu lintas melakukan konfirmasi tidak setelah mendapatkan surat cinta," kata Triyono Raharja.

Namun, pihaknya memastikan selama tahap uji coba para pengendara yang tepergok melanggar lalu lintas dan mendapat surat cinta tidak disanksi denda.

Mereka hanya diberi teguran dan diedukasi mengenai pentingnya tertib mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan para pengendara di jalanan.

"Kami juga akan melihat berapa banyak pemilik kendaraan yang melakukan konfirmasi setelah dikirimkan surat cinta ini," ujar Triyono Raharja. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved