Bromocorah Kasus Pencurian di Palabuhanratu, Sukabumi Ditangkap, Membobol Rumah saat Korban Tertidur

Polsek Palabuhanratu menangkap 4 orang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).

Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Polsek Palabuhanratu menangkap 4 orang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang beraksi di dua TKP di wilayah Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Polsek Palabuhanratu menangkap 4 orang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).

Mereka beraksi di dua TKP di wilayah Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Mangapul S mengatakan, peristiwa pertama kali diketahui korban di salah satu TKP di Kampung/Desa Pasirsuren pada 24 Oktober 2022 lalu, korban melihat rekaman CCTV para pelaku yang mengambil barang berharga di rumahnya.

Baca juga: Polres Sukabumi Akan Gunakan ETLE Mobile, Aplikasinya Dipasang di Setiap Ponsel Anggota Polres

Polisi yang menerima laporan itu langsung melakukan penyelidikan, berbekal rekaman CCTV, di akhir bulan November 2022 lalu, polisi berhasil menangkap 4 orang pelaku. Dari empat pelaku itu, Mangapul menyebutkan terdapat dua orang residivis.

"Pelaku utamanya ada 1 yang kita amankan namanya Pedoh, ini spesialis curat yang mana TKPnya itu rumah yang sangat jauh dari pemukiman. Dimana modusnya ini dengan cara mencokel pagar rumag dulu, setelah di pekarangan rumah itu dia mencongkel jendela dengan obeng," ujar Mangapul di Polsek Palabuhanratu, Kamis (1/12/2022).

Mangapul menjelaskan, para pelaku memanfaatkan situasi rumah korban yang sunyi, karena saat itu korban tengah tertidur lelap, para pelaku beraksi sekitar pukul 03.00 dini hari, para pelaku mengambil semua barang di rumah korban yang terlihat saat beraksi, mulai dari laptop hingga sepeda motor.

"Setelah masuk dengan rumah, penghuni rumah itu lagi tidur, langsung dia yang ada di dalam rumah itu diambil semua, berupa laptop, handphone, bahkan kendaraan roda dua. Di TKP kita ada dua yaitu di Pasirsuren dan Cimanggu. Dia kejahatan kambuhan, baru 2 tahun dia keluar dari LP, residivis," jelasnya.

Saat ini, polisi masih memburu dua orang DPO aksi kejahatan tersebut. Mangapul mengatakan, para pelaku itu disangkakan pasal 363 KUHPidana.

"Ada TO yang kita targetkan ada dua orang lagi rekannya. Pelaku yang sama penampungnya semua ada 4 (yang diamankan). Pasal 363 ini pencurian pemberatan ancaman hukumannya 7 tahun," kata Mangapul.* (M Rizal Jalaludin)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved