Tidak Hanya Bunga, Bagian Tanaman Telang (Clitoria ternatea) ini Menjadi Alternatif Antidepresan

Dewasa kini masalah kesehatan mental di kalangan masyarakat kian meningkat. Dilansir dari World Healt Report, diperkirakan 450 juta individu sedang me

Istimewa
Tidak hanya bunga, bagian Tanaman Telang (Clitoria ternatea) ini menjadi alternatif antidepresan 

Oleh : Adhellia Wardiani Fathinah P (Mahasiswa Biologi ITB),
Disampaikan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Teknik Komunikasi Ilmiah.

TRIBUNJABAR.ID, Dewasa kini masalah kesehatan mental di kalangan masyarakat kian meningkat. Dilansir dari World Healt Report, diperkirakan 450 juta individu sedang menghadapi masalah tersebut.

Tindakan preventif dalam menangani hal tersebut dapat dimulai dengan hal sederhana, salah satunya produk terapeutik. Pada tahun 2020, sekitar 15 persen diketahui produk terapeutik mampu menjadi alternatif dalam penyakit saraf pada manusia (Parvathi & Ravishankar, 2013). Saat ini, banyak sekali spesies tanaman yang sangat potensial sebagai produk teurapetik, dalam hal ini agen antidepresan.

2 Tidak hanya bunga, bagian Tanaman Telang (Clitoria ternatea)
Tidak hanya bunga, bagian Tanaman Telang (Clitoria ternatea) ini menjadi alternatif antidepresan

Kamu pasti mengenal bunga berwarna ungu yang cantik ini bukan? Ya, bunga tersebut cukup familiar di telinga kita. Yap, bunga telang (Clitoria ternatea) kita mengenalnya. Seringkali kita melihat bunga tersebut di sosial media dari kalangan UKM.

Bunga tersebut sedang naik daun karena berbagai khasiatnya di bidang kesehatan. Sejauh ini, popularitas bunga tersebut berupa minuman fungsional, yakni teh sebagai solusi masalah diet. Namun, apakah kamu tahu bahwa tanaman telang juga berperan sebagai antidepresan?

Sebelum mengetahui bagaimana mekanisme tanaman telang sebagai antidepresan, yuk kita ketahui dulu bagaimana karakteristik tanaman telang tersebut. Dilansir dari suatu jurnal, tanaman legum yang memiliki bunga berwarna ungu ini diperkirakan berasal dari Asia tropis dan ditemukan pertama kali di Pulau Ternate, Indonesia (Alderete-Chavez, et al., 2011) (Fantz, 1977).

Bunga berwarna keunguan yang dimiliki menjadi ciri khas dari tanaman ini. Lalu, apakah kamu tahu warna keunguan pada bunga tersebut berasal dari mana ya? Bagian bunga pada tanaman berdaun tipis dengan panjang sekitar 2,5 – 5 cm dan lebar 1,5 – 3,5 cm ini diketahui mengandung senyawa antosianin yang menyebabkan bunga tersebut berpigmen ungu maupun biru.

Namun, tidak hanya bagian bunga saja yang menjadi potensial. Namun, organ lain tanaman ini pun punya potensial yang sama lho…Salah satunya bagian akar. Akar inilah yang dimanfaatkan sebagai agen antidepresan.

Dilansir dari sebuah penelitian, bahwa ekstraksi etanol dari akar tanaman telang menunjukkan aktivitas antidepresan (Parvathi & Ravishankar, 2013). Diketahui kandungan Z
– 9,17 – octadecadienal dan asam n – hexadecanoic merupakan dua senyawa yang memiliki kemampuan untuk menghambat aktivitas monoamine oksidase dalam otak (Weerasinghe, Perera, N.D, Poogoda, & Swarnathilaka, 2022).

Sedangkan asam tanat mampu menjadi inhibitor non-selektif monoamine oksidase menyebabkan peningkatan kadar neurotransmiter monoaminergik di otak (Pemminati, et al., 2012). Tanaman herbal ini digunakan untuk mengobati gangguan kejiwaan.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang diujikan pada seekor tikus sebagai hewan uji dan menunjukkan hasil yang mampu menurunkan tingkat kecemasan dan depresi. Komponen lainnya yang terkandung pada akar telang ini diantaranya flavonoid dan tanin yang memiliki aktivitas melawan banyak gangguan sistem saraf pusat.

Keberadaan tanin akhirnya memungkinkan kehadiran aktivitas antidepresan karena terjadinya penghambatan MAO, sehingga mampu meningkatkan kadar norepinefrin dan dopamin di otak (Parvathi & Ravishankar, 2013).

Tentu tidak hanya sebagai antidepresan, tanaman ini sangat berpotensial di bidang medis lainnya. Hal tersebut dilaporkan dalam penelitian Weerasinghe et al., (2022), potensial lain tanaman ini meliputi antidiabetes, antiasmatik, antiinflamasi, antikanker, neuroprotective, mengontrol tekanan darah, membantu pertumbuhan, mendukung sistem imun, dan antijamur.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved