Inilah UMK Cianjur 2023 dari Rp 2.699.814 Jika Naik 7,88 Persen, Berikut UMK Sukabumi dan Bogor
Berikut inilah UMK Cianjur 2023 dari Rp 2.699.814 jika naik 7,88 berdasarkan UMP Jawa Barat 2023. Berikut perhitungannya untuk UMK Sukabumi dan Bogor
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
TRIBUNJABAR.ID - Berikut inilah UMK Cianjur 2023 dari Rp 2.699.814 jika naik 7,88 berdasarkan UMP Jawa Barat 2023.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menetapkan upah minimum provinsi atau UMP Jawa Barat 2023 naik 7,88 persen.
Artinya kenaikan UMP tersebut naik sebesar Rp1.986.670,17 dari tahun sebelumnya UMP 2022 sebesar Rp1.841.487,31.
Penetapan UMP 2023 tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 561/kep.-752-kesra/2022 tentang Upah Minimum Provinsi Jawa Barat tahun 2023.
Demikian penetapan UMP Jawa Barat 2023 tersebut juga berpengaruh pada penetapan upah minumum kota/kabupaten atau UMK di Jawa Barat.
Baca juga: Daftar UMP dan UMK Jawa Barat 2023 Diusulkan Disnaker Naik 7,88 persen, Kota Bekasi Masih Tertinggi
Adapun penetapan UMK diserahkan kepada masing-masing pemerintah daerah Kota/Kabupaten.
Meski begitu, Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengatakan jika terdapat kabupaten/ kota yang tidak menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK), maka besaran upah UMK tahun 2023 mengacu pada UMP 2023.
Menurut Setiawan, dalam menetapkan UMP 2023 Pemdaprov Jabar mengikuti Permenaker Nomor 18 tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.
Untuk warga Cianjur, mungkin penasaran berapa UMK Kabupaten Cianjur 2023 jika upah minimum naik 7,88 persen.
Menurut perhitungan formula baru dari Permenaker tersebut UMK Kabupaten Cianjur tahun sebelumnya Rp 2.699.814.
Jika UMK tersebut naik 7,88 persen berdasar UMP Jawa Barat 2023 maka menjadi Rp 2.912.559,77.
Lalu, bagaimana dengan UMK Sukabumi dan UMK Bogor?
UMK tahun 2022 Kabupaten Bogor Rp 4.217.206,00 menjadi Rp 4.549.521,83
UMK tahun 2022 Kota Bogor Rp 4.330.249,57 menjadi Rp 4.671.473,23
UMK tahun 2022 Kabupaten Sukabumi Rp 3.125.444,72 menjadi Rp 3.371.729,76
UMK tahun 2022 Kota Sukabumi Rp 2.562.434,01 menjadi Rp 2.764.353,809
Menurut Setiawan, dalam menetapkan UMP 2023 Pemdaprov Jabar mengikuti Permenaker Nomor 18 tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.
Berdasar formulasi baru tersebut, perhitungan dipertimbangkan besaran inflasi Jabar, pertumbuhan ekonomi Jabar dan faktor alfa (kontribusi buru dalam industri, investasi pengusaha, harga bahan baku dan lain sebagainya).
Di Jawa Barat dipilih faktor alfa 0,3 atau yang paling maksimal sebagai apresiasi kepada buruh.
Demikian ddapatkan kenaikan UMP 2023 Jabar sebesar 7,88 persen.
Maka UMP 2022 sebesar Rp 1.841.487,31 ditambah kenaikan 7,88 persen atau Rp 145.182,86, maka UMP Jabar 2023 adalah Rp 1.986.670,17.
Kepala Disnakertrans Jawa Barat Rahmat Taufik Garsadi menjelaskan, perhitungan UMP menggunakan Permenaker formula terbaru itu merupakan keputusan terbaik.
Sebab menurutnya dengan menggunakan Permenaker maka semua kabupaten/kota UMK- nya akan naik.
Rahmat Taufik Garsadi menjelaskan Jika UMP 2023 masih menggunakan PP 36 tahun 2021 tentang Pengupahan seperti yang diharapkan pengusaha, maka UMP 2023 hanya naik 6,5 persen.
Sebagai gambaran, UMP Jabar 2022 yang menggunakan PP 36/2021 naik hanya 1,72 persen atau Rp31.135,95 dari UMP 2021.
Konsekuensi lain upah minimum kabupaten/kota (UMK) maksimal naik hanya 3 persen, bahkan ada empat daerah yang tidak naik sama sekali karena berlaku faktor pembatas.
"Dengan Permenaker ini semua kabupaten/kota (naik UMK- nya). UMP (naiknya) di atas inflasi, sesuai dengan tuntutan dari para buruh untuk menjaga daya beli," kata Taufik.
Sementara untuk Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), Taufik menjelaskan, akan tergantung kepada pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota bersangkutan.
Demikian, Kemungkinannya ada yang UMK-nya naik di atas 7,88 persen seperti Kabupaten Karawang.
Tapi ada juga daerah yang naiknya di bawah 7,88 persen seperti Kabupaten Banjar. Adapun batas akhir pengumuman UMK oleh bupati/wali kota adalah pada 7 Desember 2022.
Baca juga: UMK 2023 Kabupaten Tasikmalaya Tambah Rp 173.182 jadi Rp Rp 2.499.954, Ini Landasan Penetapannya
Berikut daftar UMK Jabar 2023 jika naik 7,88 persen
1. UMK tahun 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921,17 menjadi Rp 5.196.494,
2. UMK tahun 2022 Kabupaten Karawang Rp 4.798.312,00 menjadi Rp 5.176.418,98
3. UMK tahun 2022 Kabupaten Bekasi Rp 4.791.843,90 menjadi Rp 5.169.441,199
4. UMK tahun 2022 Kota Depok Rp 4.377.231,93 menjadi Rp 4.722.157,80
5. UMK tahun 2022 Kota Bogor Rp 4.330.249,57 menjadi Rp 4.671.473,23
6. UMK tahun 2022 Kabupaten Bogor Rp 4.217.206,00 menjadi Rp 4.549.521,83
7. UMK tahun 2022 Kabupaten Purwakarta Rp 4.173.568,61 menjadi Rp 4.502.445,81
8. UMK tahun 2022 Kota Bandung Rp 3.774.860,78 menjadi Rp 4.072.319,80
9. UMK tahun 2022 Kota Cimahi Rp 3.272.668,50 menjadi Rp 3.530.554,77
10. UMK tahun 2022 Kabupaten Bandung Barat Rp 3.248.283,28 menjadi Rp 3.504.248
11. UMK tahun 2022 Kabupaten Sumedang Rp 3.241.929,67 menjadi Rp Rp 3.497.393,72
12. UMK tahun 2022 Kabupaten Bandung Rp 3.241.929,67 menjadi Rp 3.497.393,72
13. UMK tahun 2022 Kabupaten Sukabumi Rp 3.125.444,72 menjadi Rp 3.371.729,76
14. UMK tahun 2022 Kabupaten Sumedang Rp 3.064.218,08 menjadi Rp 3.305.678,46
15. UMK tahun 2022 Kabupaten Cianjur Rp 2.699.814,40 menjadi Rp 2.912.559,77
16. UMK tahun 2022 Kota Sukabumi Rp 2.562.434,01 menjadi Rp 2.764.353,809
17. UMK tahun 2022 Kabupaten Indramayu Rp 2.391.567,15 menjadi Rp Rp 2.580.022,64
18. UMK tahun 2022 Kota Tasikmalaya Rp 2.363.389,67 menjadi Rp 2.549.624,77
19. UMK tahun 2022 Kabupaten Tasikmalaya Rp 2.326.772,46 menjadi Rp 2.510.122,129
20. UMK tahun 2022 Kota Cirebon Rp 2.304.943,51 menjadi Rp 2.486.573,058
21. UMK tahun 2022 Kabupaten Cirebon Rp 2.279.982,77 menjadi Rp 2.459.645,41
22. UMK tahun 2022 Kabupaten Majalengka Rp 2.027.619,04 menjadi Rp 2.187.395,42
23. UMK tahun 2022 Kabupaten Garut Rp 1.975.220,92 24 menjadi Rp 2.130.868.32
24. UMK tahun 2022 Kabupaten Kuningan Rp 1.908.102,17 menjadi Rp 2.058.460,62
25. UMK tahun 2022 Kabupaten Ciamis Rp 1.897.867,14 menjadi Rp 2.047.419,07
26. UMK tahun 2022 Kabupaten Pangandaran Rp 1.884.364,08 27 menjadi Rp 2.032.851,96
27. UMK tahun 2022 Kota Banjar Rp 1.852.099,52 menjadi Rp 1.998.044,96
Demikian, Kota/Kabupaten dengan bayaran gaji tinggi masih dipegang Kota Bekasi.
Sementara itu Kota/Kabupaten dengan bayaran gaji terendah adalah Kota Banjar.
Adapun daftar upah minimum tersebut akan mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2023.