Gempa Bumi di Cianjur

Warga Khawatirkan Dana Bantuan Pembanguan Rumah Terdampak Gempa Cianjur Tidak Sampai Secara Utuh

Warga Desa Sukamanah, Cugenang Cianjur mengaku khawatir dana bantuan yang akan diberikan pemerintah kepada yang terdampak gempa, tidak sampai utuh

Editor: Darajat Arianto
TribunBogor
Warung-warung hancur akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Jumat (25/11/2022).  

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Misbah (52) warga Kampung Kedung Girang, RT 02/RW 07, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang mengaku khawatir dana bantuan yang rencananya akan diberikan oleh pemerintah kepada warga yang rumahnya terdampak gempa, tidak sampai secara utuh.

"Bukan apa-apa ya, takutnya dana itu tidak utuh diterima, kadang suka berkurang atau habis di jalan," kata Misbah, Selasa (29/11/2022).

Ia menambahkan, kalau dana yang diberikan pemerintah masih dirasa kurang, karena rumahnya ambruk total dan tidak ada yang bisa diselamatkan.

"Menurut saya nggak cukup, karena kita semua tahu ya bahan bangunan harganya mahal, belum lagi bayar pekerjanya. Ini juga kan rumah harus dihancurkan dulu semuanya terus bangun lagi yang baru," tambahnya.

Misbah berharap pemerintah bisa mempercepat pembangunan rumah warga kembali, karena warga juga harus memperhitungkan total biaya pembangunannya.

"Apalagi saya kerja cuma serabutan, akan lama untuk mengumpulkan uang. Ini juga sawah yang dijadikan posko bencana ini sawah punya orang jauh. Warga di sini paling cuma punya tandah dan rumah nggak ada yang bisa dijual," ungkap Misbah.

Baca juga: BMKG Benarkan Perbolehkan Warga Korban Gempa Cianjur Pulang ke Rumah, tapi Ini Syaratnya

Selain Misbah, Aah (31) yang merupakan warga Kampung Panahegan, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang juga berharap dana yang akan disalurkan bisa segera sampai ke warga dan sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan pemerintah.

"Mudah-mudahan bisa cepat diterima karena kita tidak mungkin tidur di tenda terus, kasihan anak-anak kecil," ungkap Aah pada TribunPriangan.com.

Sebelumnya Pemerintah daerah Kabupaten Cianjur sudah menyiapkan dana bantuan untuk perbaikan rumah warga yang terdampak gempa bumi.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan melalui jumpa pers Senin (28/11/2022) kemarin, pihaknya akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan karena gempa bumi.

Adapun kisaran dana yang bisa didapatkan oleh warga yang rumahnya rusak berat itu sebanyak Rp. 50 juta, untuk rumah yang rusak sedang sebanyak Rp. 25 juta, sedangkan untuk rumah yang rusak ringan sebanyak Rp. 10 juta.

Ade Wijaya (60) menunjuk rumahnya di Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang ambruk, Rabu (23/11/2022).
Ade Wijaya (60) menunjuk rumahnya di Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang ambruk, Rabu (23/11/2022). (TRIBUN JABAR)

Namun hingga saat ini pihak pemerintah masih melakukan proses assesment terhadap rumah-rumah warga yang terdampak gempa bumi Cianjur.(*)

Silakan baca berita Tribunjabar terbaru lainnya di GoogleNews

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved