Disdagin Sebut Harga Beras di Kota Bandung Naik Karena Faktor Cuaca

"Seminggu dua kali setiap Senin dan Kamis kami turunkan tim. Mereka menyebar untuk monitoring harga di tujuh pasar dan tujuh toko ritel"

Tribun Jabar/Tiah SM
Kegiatan pasar murah yang digelar Disdagin Kota Bandung, Senin (19/9/2022). Kegiatan pasar murah untuk mengurangi beban masyarakat akibat naikny harga BBM dilaksanakan di 30 kecamatan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Permintaan kebutuhan bahan pokok di Kota Bandung menjelang natal dan tahun baru meningkat, salahsatunya dari komoditas beras meski kenaikan harganya tak signifikan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah menyampaikan kenaikan harga beras masih dalam kewajaran, mengingat Bandung menjadi pusat wisata tahun baru, sehingga banyak wisatawan yang datang ke Bandung.

"Kami pastikan stok kebutuhan pokok di Bandung masih aman dan tersedia. Kenaikan harga beras juga telah dikonfirmasi Bulog. Harga-harga juga masih aman dan tidak naik signifikan. Harga beras naik karena memang faktor cuaca, sehingga ada beberapa yang gagal panen," katanya, Senin (28/11/2022).

Baca juga: BPS; Kenaikan Harga BBM dan Beras Picu Inflasi, Tembus 5,71 Persen Per Oktober 2022

Setiap dua kali dalam sepekan, lanjutnya, Disdagin menurunkan tim dari bagian Distribusi Perdagangan untuk terus memantau harga bahan pokok di pasaran.

"Seminggu dua kali setiap Senin dan Kamis kami turunkan tim. Mereka menyebar untuk monitoring harga di tujuh pasar dan tujuh toko ritel se-Kota Bandung," ucapnya.

Baca juga: Mentan Syahrul Yasin Limpo Pastikan Stok Beras di Indonesia Aman, Datang ke Karawang

Hasil dari monitoring ini bisa diakses melalui media sosial Disdagin Kota Bandung.

"Hasilnya selalu kami unggah ke media sosial Disdagin. Harga bahan pokok terbaru pun selalu kami update di sana," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved