22 Kecamatan di Tasikmalaya Berpotensi Banjir, Fenomena La Nina Masih Membayangi

Fenomena La Nina ini merupakan gejala alam yang membuat suhu udara terasa lebih dingin

Editor: Ravianto
Istimewa
Akses jalan warga Desa Girikancana, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat terputus akibat tanah longsor pada Kamis (3/11) pukul 16.00 waktu setempat. 22 Kecamatan di Tasik berpotensi alami banjir 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Hasil pemantauan Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) pada dampak bencana hidrometeorologi dari November 2022 sampai Januari 2023 mencatat bahwa fenomena La Nina masih berlangsung.

Fenomena La Nina ini merupakan gejala alam yang membuat suhu udara terasa lebih dingin, sehingga umumnya, salah satu dampaknya mengakibatkan peningkatan intensitas hujan di suatu wilayah.

Perlu diketahui, fenomena La Nina ini juga telah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut sejak 2020, sedang BMKG juga memprakirakan kondisi fenomena La Nina tersebut akan berangsur melemah hingga akhir tahun ini.

BMKG menilai bahwa pengingkatan curah hujan yang diakibatkan oleh fenomena La Nina di wilayah Indonesia ini terjadi di pulau Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, serta Papua.

Dalam hal kebencanaan yang diakibatkan hidrometeorologi (banjir, longsor, dan cuaca ekstrem), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui BMKG mencatat telah terjadi 634 bencana antara Juli dan September 2022.

Jumlah tersebut lebih tinggi 35 persen dibanding dengan periode yang sama (antara Juli dan September) di tahun 2021 lalu. 

40 persen dari total bencana tersebut, terjadi di wilaya Jawa Barat, Aceh, dan Jawa Timur.

Di Kabupaten Tasikmalaya sendiri, melalui laporan Prakiraan Daerah Potensi Banjir bulan Desember 2022, terdapat setidaknya 22 Kecamatan yang memiliki potensi banjir tingkat menengah dan patut diwaspadai.

Berikut 22 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang memiliki potensi banjir tigkat menengah di bulan Desember 2022:

Kecamatan Bantarkalong
Kecamatan Bojongasih
Kecamatan Ciawi
Kecamatan Cibalong
Kecamatan Cikatomas
Kecamatan Cineam
Kecamatan Cipatujah
Kecamatan Cisayong
Kecamatan Culamega
Kecamatan Gunung Tanjung
Kecamatan Jatiwaras
Kecamatan Karang Jaya
Kecamatan Karangnunggal
Kecamatan Parungponteng
Kecamatan Rajapolah
Kecamatan Salopa
Kecamatan Singaparna
Kecamatan Sodonghilir
Kecamatan Sukaraja
Kecamatan Sukaratu
Kecamatan Sukaresik
Kecamatan Tanjungjaya

Pantauan TribunPriangan.com, pada data potensi banjir yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat bulan Desember 2022, tidak terdapat potensi banjir tingkat tinggi seperti bulan lalu, November 2022.

Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada akan terjadinya bencana apapun.

BPBD Provinsi Jawa Barat diketahui telah membuka program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) bagi tingkat SD, SMP, dan SMA.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelatihan mitigasi bencana melalui SPAB, bisa menghubungi BPBD setempat.

Sedang BPBD Kabupaten Tasikmalaya dapat dihubungi melalui nomor +628210594513 yang terhubung ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB). (Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M. Perdana)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved