Breaking News:

Pilpres 2024

Jokowi Sebut Pilpres 2024 Jatah Prabowo, Begini Tanggapan Politikus PDI-P Bambang Pacul

Bambang Pacul, yang juga Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu PDI-P, mengatakan, pendapat seseorang bisa berubah sewaktu-waktu.

Editor: Hermawan Aksan
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/5/2021). Bambang Pacul mengomentari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan sinyal dukungan kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Politikus PDI-P Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengomentari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan sinyal dukungan kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Bambang Pacul, yang juga Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu PDI-P, mengatakan, pendapat seseorang bisa berubah sewaktu-waktu.

"Pendapat seseorang bisa berubah sesuai situasinya. Situasinya kayak apa nanti berubah. Jadi hal-hal yang tidak prinsipil, statis biasanya akan berubah," ujar Pacul saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (17/11/2022).

Menurut Bambang Pacul, PDI-P belum mendeklarasikan dukungan terhadap capres tertentu.

Baca juga: Jokowi Sebut Pilpres 2024 Jatah Prabowo, Begini Komentar Politikus PDIP TB Hasanuddin

Bambang Pacul mengatakan, PDI-P akan berbicara dengan banyak orang sebelum mengambil sebuah keputusan tersebut.

Jokowi, kata Bambang Pacul, juga akan diajak bicara oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri perihal calon presiden (capres) yang akan diusung.

Bambang Pacul menerangkan, PDI-P baru akan melakukan deklarasi calon presiden pada Juni 2023, sesuai dengan keterangan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto.

"Sekjen kan sudah katakan Juni 2023," ucapnya.

Jokowi sebelumnya mengatakan, Prabowo Subianto boleh jadi keluar sebagai pemenang pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, menyusul dirinya yang sudah dua kali memenangi pilpres.

Hal ini dilontarkan Jokowi ketika berbicara soal rekam jejaknya yang berkali-kali memenangi pemilihan umum dari tingkat kota hingga nasional dalam acara peringatan hari ulang tahun Partai Perindo.

"Tadi Pak Hary (Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesudibjo) menyampaikan, saya ini dua kali Wali Kota di Solo menang."

"Kemudian, ditarik ke Jakarta, gubernur sekali menang. Kemudian, dua kali di pemilu presiden juga menang."

"Mohon maaf, Pak Prabowo," kata Jokowi dalam sambutannya.

Pernyataan ini lantas membuat hadirin tertawa lepas.

Prabowo, yang duduk di barisan terdepan, pun berdiri dan memberi hormat ke arah Jokowi.

Jokowi lalu melanjutkan, bisa jadi pada Pilpres 2024 justru Prabowo bakal keluar sebagai pemenang dan terpilih sebagai presiden.

"Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," ujar Jokowi disambut riuh tawa dan tepuk tangan hadirin. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved