Viral Terekam CCTV, Petugas SPBU di Cianjur Dipiting Pria Bertopi, Polisi Sebut Salah Paham

Viral petugas SPBU di Jalan Raya Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur dipiting seorang pembeli BBM

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa
Petugas SPBU Pagelaran saat mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan 

Laporan Kontributor Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR,ID, CIANJUR - Viral petugas SPBU di Jalan Raya Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur dipiting seorang pembeli bahan bakar minyak (BBM).

Berdasarkan rekaman video yang beredar seseorang tersebut tiba mempiting petugas SPBU dari belakang.

Seorang petugas SPBU tersebut pun diam tanpa berlawanan, Selasa (15/11/2022).

Baca juga: SPBU Irfan Suryanegara yang Disita Bareskrim Masih Aktif, Warga Tak Tahu Kalau Itu Kasus Penipuan

Seorang pria yang mengenakan topi hitam sambil membawa sebuah jerigen tersebut baru melepaskan pitingannya setelah seorang petus lainya melerainya.

Kapolsek Pagelaran AKP Isep Sukana menjelaskan, video yang berdurasi sekitar 10 detik tersebut, berawal ketika adanya kesalah pahaman antara petugas SPBU dan seorang warga yang membeli BBM.

"Kejadian itu terjadi pada Senin (14/11/2022) kemarin, berawal ketika seorang warga hendak membeli 20 liter solar menggunakan jerigen untuk traktor," kata dia saat dihubungi tribunjabar.id.

Tidak lama setelah itu, kata dia, seorang warga tersebut kembali lagi ke SPBU, untuk menanyakan isi solar yang dibeli hanya terisi 10 liter.

"Karena merasa dibohongi pelaku ini balik lagi untuk menanyakanya, karena kesal sehingga mempiting petugas. Jadi setelah mengisi 10 liter, petugas beralih sementara mengisi kendaraan lain, namun saat akan mengisi lagi pria itu sudah tidak ada," kata dia.

Ia mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, petugas SPBU, dan pelaku kejadian tersebut karena kesalah pahaman, sehingga permasalahannya diselesaikan dengan musyarawah.

Baca juga: Polisi Ringkus Dua Pemuda di Sumedang, Pencuri Kompresor hingga Busi di SPBU Indomobil 

"Setelah kita mintai keterangan, korban dan pelaku bersepakat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan musyawarah dan saling memaafkan," kata dia.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved