Guru Matematika yang Marahi Siswi Tak Berjilbab Minta Dimaklumi, Sebut Itu Hanya Kecelakaan

Dia dibully teman-temannya bahkan dimarahi habis-habisan oleh guru karena tak mengenakan jilbab.

Editor: Ravianto
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Suwarno, guru matematika di SMAN Sragen yang dianggap merundung siswinya yang tidak memakai jilbab, saat ditemui TribunSolo.com di sekolah, Kamis (10/11/2022). (TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari) 

TRIBUNJABAR.ID, SRAGEN - Pengalaman tak mengenakkan dialami siswi SMA Negeri di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Dia dibully teman-temannya bahkan dimarahi habis-habisan oleh guru karena tak mengenakan jilbab.

Siswi yang menjadi korban perundungan soal jilbab itu adalah Z (15 tahun), siswi kelas X di SMA Negeri di Sragen.

Akibat perundungan yang dilakukan guru dan teman-teman sekolahnya, Z tak mau berangkat ke sekolah.

Orangtua Z, Agung Purnomo mengatakan kalau perundungan itu sudah terjadi sejak awal masuk sekolah.

Z pernah dihadang oleh temannya di lorong kelas. Murid itu bertanya kepada Z apa agamanya karena tidak berjilbab.

Agung Purnomo orangtua korban perundungan karena tak memakai jilbab menunjukkan surat dukungan dari teman-teman satu kelas Z saat ditemui TribunSolo.com, Kamis (10/11/2022). (Tribunsolo.com/Septiana Ayu Lestari)
Agung Purnomo orangtua korban perundungan karena tak memakai jilbab menunjukkan surat dukungan dari teman-teman satu kelas Z saat ditemui TribunSolo.com, Kamis (10/11/2022). (Tribunsolo.com/Septiana Ayu Lestari) (Tribunsolo.com/Septiana Ayu Lestari)

Z pun tak menjawab dan mengabaikan perlakukan temannya itu.

"Kedua, pada saat di kelas, anak saya yang satu kebetulan satu kelas dan satu bangku. Ada kakak kelas datang, tanya juga, 'Sebelahmu kenapa tidak berhijab?'," papar Agung, dikutip dari Kompas.com.

Yang lebih parah adalah, perundungan itu juga dilakukan para guru.

Baca juga: Korban Mutilasi di Inhil Ternyata Sempat Dimarahi Bapaknya, Lalu Pinjam Jilbab ke Temannya

Z pernah suatu hari dipanggil oleh guru ke ruang BK.

Guru tersebut bertanya kepada Z alasannya dirinya belum berjilbab.

"Kok belum berjilbab? Oh, berarti belum dapat hidayah?," ucap Agung menirukan perkataan guru ketika itu.

Aksi bullying yang diterima Z puncaknya saat dia dimarahi oleh guru matematika bernama Suwarno (54).

Z di hadapan teman-temannya, guru matematika tersebut mempermasalahkan kepada Z lagi-agi tidak memakai jilbab selama 2 jam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved