Fosfen Music Festival Batal

Peserta Fosfen Music Festival Minta Panitia Tak Hanya Mohon Maaf, Biaya Sewa Tenant Harus Kembali

Tenant atau penyewa stand di Fosfen Music Festival menginginkan panitia penyelenggara mengembalikan dana yang sudah mereka setorkan, Sabtu (12/11/2022

Penulis: Nappisah | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/NAPPISAH
Sejumlah tenant berkemas setelah ada pengumuman Fosfen Music Festival batal digelar di Laswi Heritage, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Sabtu (12/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunJabarid, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tenant atau penyewa stand di Fosfen Music Festival menginginkan panitia penyelenggara mengembalikan dana yang sudah mereka setorkan, Sabtu (12/11/2022).

"Tidak hanya permohonan maaf, harusnya mendapat refund, tidak hanya rugi waktu dan uang tapi rugi dari bahan produksi juga merugi," ujar Gilang perwakilan salah satu tenant Jinja Place, saat ditemui Tribunjabar.id, Sabtu (12/11/2022).

Pihak panitia mengumumkan acara Fosfen Music Festival tidak bisa terlaksana atau kemungkinan ditunda melalui akun media sosial Instagram @fosfen.festival.

Acara ini sedianya digelar di Laswi Heritage Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung.

"Saya tahu informasi tadi pagi di group tenant, tapi tidak ada group khusus untuk berkomunikasi dengan panitia," ujar Gilang.

Kendati demikian, panitia melakukan personal chat dengan para tenant, alasan tersebut untuk memudahkan monitoring panitia.

"Tidak rasional sebenarnya karena hanya ada satu orang panitia yang mobile semuanya, padahal tenant itu banyak sampai puluhan orang," ujar Rillo, perwakilan salah satu tenant Jinja Place, saat ditemui Tribunjabar.id, Sabtu (12/11/2022).

Baca juga: Fosfen Music Festival di Laswi Heritage Bandung Gagal, Panitia Disebut Tidak Jelas, Penonton Kecewa

Saat ini, panitia Fosfen Music Festival dilaporkan para tenant ke Polsek Batununggal.

"Dari pagi itu ada satu panitia yang ditahan oleh tenant untuk dimintai pertanggung jawaban, baru dari sana pihak panitia yang lain muncul," kata Rillo.

Ia menambahkan, panitia dalam menyiapkan acara tidak ada persiapan yang matang.

"Dari kemarin sudah kelihatan event tidak jelas, H-1 acara belum dapat ID Card, harusnya tenant untuk loading barang keamanannya jelas, lampu tidak nyala karena administrasi venue belum beres," ujar Rillo.

Sementara itu perwakilan tenant lain, Dhika mengatakan keamanan di lokasi acara tidak ketat.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved