Upaya Ajak Masyarakat Cintai Kereta Api lewat Film Dokumenter, Di Balik Layar Perjalanan Kereta Api

Dalam film berdurasi 51 menit itu, digambarkan cerita di balik layar perjalanan kereta api, serta kisah yang terjadi pada pelayanan kereta api

Tribun Jabar/ Nazmi Abdurrahman
Suasana talk show film Bergerak untuk Indonesia dan Strangers with Memories di Bandung, (10/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menceritakan bagaimana evaluasi dan inovasi yang dilakukan KAI untuk terus meningkatkan pelayanannya dari tahun ke tahun dalam sebuah film dokumenter.

Dalam film berdurasi 51 menit itu, digambarkan cerita di balik layar perjalanan kereta api, serta kisah yang terjadi pada pelayanan kereta api hingga akhirnya berhasil menciptakan layanan transportasi seperti yang ada sekarang ini.

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo mengatakan, film tersebut diproduksi dalam rangka HUT ke-77 KAI pada akhir September, serta menyemarakkan perhelatan G20 dimana KAI mengajak masyarakat untuk semakin mencintai transportasi kereta api dan beralih menggunakan transportasi umum untuk bermobilitas.

Baca juga: DIBUKA Lowongan Kerja di PT KAI untuk Lulusan SMA/SMK dan D3, Simak di Sini Persyaratannya

"KAI ingin mengedukasi masyarakat terutama generasi milenial dengan cara kekinian, salah satunya melalui sebuah karya seni berupa film. Film dokumenter dan film pendek ini menjadi bentuk sumber informasi yang pas untuk memperkenalkan perusahaan ke publik karena membangun sebuah koneksi emosional dengan penonton," ujar Didiek, dalam keterangannya Jumat (11/11/2022).

Film dokumenter KAI berjudul "Bergerak dengan Bahagia, Bergerak untuk Indonesia" itu bergenre Traveler Report.

Adapun target penonton dari film ini yakni komunitas pencinta kereta api, komunitas film, dan stakeholders KAI.

Menurutnya, melalui film dokumenter ini menyampaikan bahwa kereta api sebagai alat transportasi publik yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

"Bukti nyata dari peningkatan layanan tersebut diceritakan melalui film dari sudut pandang empat pelanggan setia kereta api yaitu Deni, Sumiyati, Dinda, dan Alvin," katanya.

Lokasi pengambilan gambar untuk produksi film ini, kata dia, dilakukan di sejumlah daerah yang melayani kereta api seperti Jawa dan Sumatera yaitu Jakarta, Bandung, Cibatu, Leuwigoong, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Klaten, Tanjung Karang, dan Kotabumi. Adapun waktu yang dibutuhkan untuk produksi film ini yaitu 1 bulan. Dalam pembuatan film ini, KAI melibatkan seluruh level pekerja mulai dari Direktur Utama, Kepala Stasiun, Masinis, Kondektur, hingga petugas Penjaga Jalan Lintasan.

"Film ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kereta api, sehingga lebih banyak masyarakat yang menggunakan kereta api sebagai moda transportasi favoritnya," ucapnya.

Baca juga: Ini Langkah PT KAI Daop 3 Cirebon Antisipasi Bencana Hidrometrologi Saat Musim Hujan

Selain film dokumenter, KAI juga meluncurkan film omnibus atau gabungan film-film pendek tentang KAI Commuter berjudul Strangers With Memories bergenre drama fiksi yang terdiri dari empat cerita, 11 Percent, 48 Doors !, 24 Minutes, dan 4 Hours Of Life.

Direktur Utama KAI Commuter Roppiq Lutzfi Azhar mengatakan, film omnibus yang mengangkat cerita tentang keseharian yang terjadi di dalam commuterline dan stasiun ini memberikan sudut pandang terhadap pelayanan, transformasi teknologi dan digitalisasi serta perubahan budaya dalam bercommuter.

"Film ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi informasi terkait perubahan dan pelayanan yang diberikan oleh KAI Commuter kepada seluruh pengguna jasanya. Diharapkan juga seluruh stakeholder yang menonton pemutaran film dokumenter dan film Omnibus ini dapat menjadi influencer kepada seluruh masyarakat terkait pelayanan, transformasi dan perubahan budaya yang telah diberikan KAI sehingga tercipta ekosistem transportasi publik yang lebih baik," ujar Roppiq.

Film dokumenter dan omnibus itu ditayangkan perdana di Bioskop XXI Braga City Walk, Bandung Kamis, 10 November 2022 malam.

Nantinya, KAI dan KAI Commuter juga akan melakukan road show Gala Premiere ke kota-kota lainnya yaitu Yogyakarta, Solo, Surabaya, Semarang, dan Jakarta.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved