2.793 Mahasiswa Unjani Diwisuda, Saat Lulus Dibekali Karakter Militer

Unjani mewisuda mahasiswanya pada Selasa (8/11/2022) dan Rabu (9/11/2022) di Hotel Harris, Kota Bandung.

Editor: Mega Nugraha
istimewa
Wisuda mahasiswa Unjani di Hotel Harris, Kota Bandung, Rabu (9/11/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Unjani mewisuda mahasiswanya pada Selasa (8/11/2022) dan Rabu (9/11/2022) di Hotel Harris, Kota Bandung. Sebelumnya, wisuda mahasiswa Unjani digelar pada Agustus. 

Rektor Unjani, Hikmahanto Juwana menyampaikan wisuda mahasiswa Unjani pada November 2022 ini yang paling banyak sampai dilaksanakan dua hari. Dalam wisuda mahasiswa Unjani itu, tercatat ada 2.793 mahasiswa yang diwisuda.

Lulusan Unjani terbanyak yang berhasil diwisuda, antara lain fakultas farmasi dan fakultas ilmu teknologi kesehatan (Fitkes), karena Fitkes awalnya adalah sekolah tinggi dan kemudian bergabung ke Unjani sehingga sekarang banyak alumninya.

Ketika ditanyakan langkah Unjani dalam menyiapkan lulusan yang dapat menghadapi resesi ekonomi global, Hikmahanto Juwana menyebut pihaknya mempersiapkan lulusan Unjani lewat sejumlah strategi.

Baca juga: Sesepuh Budayawan Sunda Tjetje Hidayat Padmadinata Meninggal Dunia, Wali Kota Bandung Turut Berduka

Semisal dimasukkan ke latihan dasar kedisiplinan dan kepemimpinan, karena pada masa sekarang banyak pemberi kerja yang melihat karakter sesorang.

"Ketika karakternya bagus ya itu sangat baik karena Unjani ini kan miliknya TNI AD maka kami replikasikan karakter TNI AD. Dan, kami sekarang punya lembaga sertifikasi kompetensi lantaran telah mendapatkan izin dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sehingga mahasiswa sebelum lulusnya akan diberikan berbagai kompetensi yang akan menjadi bekal selain ilmu pengetahuan. Mudah-mudahan bekal ini bisa membuat mereka (mahasiswa) menghadapi krisis," ujarnya.

Langkah selanjutnya, Hikmahanto Juwana mengaku pihaknya akan Go Internasional, seperti menginstruksikan para mahasiswa beserta dosennya untuk study tour ke luar negeri guna mempunyai pandangan, serta diadakannya pertukaran pelajar.

"Setiap mahasiswa yang akan lulus harus mendapat surat keterangan pendamping ijazah. Dan sekarang sudah tercatat 80 persen lulusan yang tersertifikasi. Alhamdulillah juga serapan lulusan Unjani untuk bekerja bagus utamanya Farmasi ada apoteker dan kedokteran, serta ekonomi bisnis, dan Fisip," ucapnya.

Ketua Yayasan Eka Paksi, Letnan Jenderal TNI (Purn) Tatang Sulaiman menambahkan terkait gedung auditorium untuk pelaksanaan wisuda pihaknya masih tengah mengupayakannya.

Sebab, gedung yang saat ini ada akan dirobohkan dan sampai 2023 hanya menyisakan gedung rektorat, farmasi, teknologi ilmu kesehatan, psikologi, fisip, dan kedokteran. 

"Nanti kedokteran akan punya empat gedung di 2023, terdiri dari satu auditorium untuk keperluan wisuda, dua Fakultas kedokteran umum, dan satu bangunan Fakultas kedokteran gigi. Diperkirakan nilai investasinya Rp 1,5 triliun. Mudah-mudahan mahasiswa, dosen, dan lainnya merasa nyaman dan mendapat suasana baru, serta berimbas pada naiknya akreditasi di dua sampai tiga tahun ke depan," katanya 

Ketua IKA Unjani, Ali Hamdan Bogra mengatakan IKA Unjani senantiasa menjalankan dan mengembangkan program yang sudah dilakukan IKA Unjani sebelumnya.

Dia ingin lulusan Unjani bisa jadi jembatan komunikasi dengan lingkungan masyarakat agar harmonis. Selain itu, peningkatan SDM tentu penting demi kemajuan bangsa dan negara.

"Kami ingin tingkatkan lulusan-lulusan ini kemampuannya agar bisa meraih prestasi selepas berkuliah dengan mengarahkan ke dunia kerja," katanya.(*)

Silakan baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved