Teror Tanah Bergerak di Pamarican Ciamis, 7 Rumah Warga Terancam dan Satu Tiang Listrik Miring

Ada tujuh rumah di Dusun Cibenda Rt 01 RW 01 Desa Neglasari, Pamarican, Ciamis, terancam ambruk karena digempur tanah retak.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
Dok. Rewan Tagana/Baehaki Effendi
Kondisi rumah di Dusun Cibenda RT 01 RW 01 Desa Neglasari Pamarican, Ciamis, yang retak imbas pergerakan tanah. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Ada tujuh rumah di Dusun Cibenda Rt 01 RW 01 Desa Neglasari Pamarican Ciamis terancam ambruk karena digempur tanah retak.

Lantai dan dinding rumah retak-retak, halaman rumah juga rengkah-rengkah.

Halaman dan kebun tidak hanya retak, tetapi juga ada yang ambles.

Bahkan dua rumah di antaranya sudah ditinggal pemiliknya mengungsi ke rumah kerabatnya yang lebih aman.

“Kejadiannya mirip yang terjadi tahun 2018 lalu. Di lokasi RT yang sama, tapi rumah yang terancam berbeda,” ujar relawan Tagana di Pamarican Ciamis, Baehaki Effendi, kepada Tribun, Minggu (6/11/2022).

Lokasi retakan tanah di Dusun Cibenda RT 01 RW 01 tersebut, menurut Baehaki, memang berada di lahan yang labil.

Tanahnya rawan terjadi gerakan bila turun hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama.

Baca juga: Kawanan Maling Curi 13 Domba Dimasukkan ke Bagasi Mobil, Kini Dibekuk Aparat Polres Ciamis

“Kurang layak huni untuk rumah permanen. Tapi warga bingung mau relokasi ke mana,” katanya.   

Kepala Dusun Cibenda, Desa Neglasari Pamarican, Dian Rusdiana, mengatakan, retakan tanah itu dipicu hujan lebat yang turun hampir tiap hari sejak Kamis (3/11).

“Ada tujuh rumah warga yang terancam dan mengalami kerusakan akibat gerakan tanah. Dua rumah bahkan sudah dikosongkan, penghuninya mengungsi dulu ke rumah kerabatnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Dian Rusdiana.

Dua rumah yang ditinggal penghuninya merupakan milik Rasih (76) dan Aroh (73).

Sedangkan lima rumah lain yang terancam milik Anggi Nurlianti (20), Eem (76), Agus Heryanto (33), Rohayati (58), dan rumah yang dihuni Aki Sodikin (79) sekeluarga.

Baca juga: Kapolres Ciamis Periksa Kesiapsiagaan Personel Gabungan Menghadapi Bencana Alam

Tak hanya mengancam tujuh rumah warga, gerakan tanah juga mengancam satu tiang listrik yang kini menjadi miring.

“Kondisi tiang listriknya cukup mengkhawatirkan. Miring dan nyaris rubuh. Kalau rubuh bisa menimpa rumah warga,” katanya.

Rumah warga yang terancam tertimpa tiang listrik miring adalah rumah yang dihuni Jaja Opik sekeluarga. (andri m dani)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved