Arif Rahman di Mata Kepala Sekolah Yayasan Al-Sabiq Sumedang, Bisa Jadi Inspirasi Pemuda

Arif Rahman, yang gigih sekolah meski harus membiayai sekolahnya itu dari hasil jualan camilan berjalan kaki, dikenal sebagai peserta didik yang baik.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Dandim 0610/Sumedang, Letkol Inf. Hendrix Fahlevi Rangkuti, mendatangi ruang belajar Paket C Yayasan Al-Sabiq di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Minggu (6/11/2022). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Neneng Suminarwati, Kepala Sekolah Paket C Yayasan Al-Sabiq, begitu kenal dengan M Arif Rahman (18) siswanya sendiri.

Menurut Neneng, Arif, yang gigih sekolah meski harus membiayai sekolahnya itu dari hasil jualan camilan berjalan kaki, dikenal sebagai peserta didik yang baik.

"Ini anak sangat baik sekali, ini siswa di kami PKBM Al-Sabiq, mengikuti Paket C setara SMA, dia tetap bisa mengikuti pelajaran sekalipun banyak kesibukan untuk jualan," kata Neneng di Tanjungsari, Minggu (6/11/2022).

Neneng mengatakan pribadi Arif adalah satu di antara banyak contoh bagi kaum muda, terutama bagi teman-teman sekolah Arif.

Baca juga: Wajah Arif Rahman Pelajar Penjual Camilan di Sumedang Itu Panik Saat Didatangi Sejumlah Tentara

"Sekarang dia kelas 11. Kami sangat bangga, ini bisa jadi inspirasi bagi teman-teman seusia Arif, begitulah seharusnya generasi pemuda," kata Neneng.

Mentalit Arif memang tangguh. Hidup tanpa buaian orang tua kandung, dia bisa tetap baik bahkan semanagt bersekolah.

Dia berjualan camilan dalam bungkus kecil Rp 2.000-an dengan berjalan kaki.

Rutenya berjualan sepulang sekolah di Tanjungsari adalah Ciromed, Jatinangor, bahkan hingga ke Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Baca juga: Kisah Arif Rahman Warga Pamulihan Sumedang, Gigih Cari Biaya Sekolah dengan Jualan Camilan, Tak Malu

Pada Minggu pagi, Arif, yang berada di sekolah, dikagetkan dengan kedatangan tentara yang mencarinya, menyebut namanya.

Sempat kaget dikatakan bahwa dia terlibat tawuran, akhirnya dia tersenyum setelah tahu tentara yang adalah Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti melakukan prank kepadanya.

Arif Rahman terlihat sangat senang didatangi Dandim.

Dandim, yang membaca kisah kegigihannya membiayai sekolahnya sendiri dengan cara jualan camilan berjalan kaki di TribunJabar.id, hari ini memberikan sejumlah bingkisan dan uang kepada Arif.

"Saya terharu dengan kegigihan M Arif Rahman, harus sekolah dan mengisi waktu untuk berjualan," kata Dandim.

Arif, yang berdiri di samping Dandim, mengucapkan terima kasih atas perhatian itu meski di awal dia sempat kaget karena tiba-tiba dicari tentara ke dalam ruang belajar.

"Kaget saya disangka anak tawuran, padahal enggak tawuran,"

"Terima kasih banyak, semoga dibalas dengan yang lebih dari ini. Berkah dan selalu lancar untuk Pak Dandim," kata M Arif Rahman. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved