Kebun Binatang Bandung Akhirnya Sah Menjadi Milik Pemkot Bandung, Yana Mulyana Bersyukur

Pengadilan Negeri Bandung akhirnya memutuskan bahwa Pemerintah Kota Bandung adalah pemilik sah dari lahan Kebun Binatang Bandung

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Polemik di Kebun Binatang Bandung belum juga selesai. Hal itu membuat warga merasa khawatir jika nantinya ikon pariwisatan Bandung itu tutup. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengadilan Negeri Bandung akhirnya memutuskan bahwa Pemerintah Kota Bandung adalah pemilik sah dari lahan Kebun Binatang Bandung berdasar putusan sidang perdata, Rabu (2/11).

Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua, Yohanes Purnomo Adi dan Hakim Anggota, Riyanto Aloysiusi, serta Asep Sumirat Danaatmaja. 

Dalam hasil Sidang Putusan Perdata No. 402/Pdt.G/2021/PN.Bdg, disebut sejumlah pertimbangan majelis hakim yang tercatat, antara lain bukti-bukti yang diajukan Pemkot Bandung serta lampiran gambarnya menunjukkan lokasi tanah yang dibeli oleh Gemente Bandoeng berada di kawasan Kebun Binatang Bandung.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengaku bersyukur dengan adanya keputusan ini.

Selama ini, ujarnya, Pemkot Bandung selalu patuh dan taat terhadap setiap putusan hukum. 

"Kami akan mengikutinya sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya.

Pengunjung berwisata ke Bandung Zoo. Pengunjung yang lahir pada tanggal 16,17, dan 18 Agustus gratis masuk tempat wisata Bandung Zoo atau kebun binatang Bandung pada Rabu, 17 Agustus 2022.
Pengunjung berwisata ke Bandung Zoo. Pengunjung yang lahir pada tanggal 16,17, dan 18 Agustus gratis masuk tempat wisata Bandung Zoo atau kebun binatang Bandung pada Rabu, 17 Agustus 2022. (Dokumentasi Bandung Zoo)

Sengketa lahan Kebun Binatang Bandung berawal dari gugatan Steven Phartana, yang mengklaim sebagai pemilik tanah seluas 12,225 hektare yang dipergunakan sebagai Kebun Binatang Bandung.

Steven mendaftarkan gugatannya di PN Bandung, 13 Oktober 2021. Sebagai bukti kepemiikan tanah, Steven juga membawa dokumen seperti Girik C No 417, Persil 12 D IV, Persil 13 D IV dan Persil D IV, terkait tanah di Jalan Tamansari, Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung tersebut.

Girik diperoleh Steven melalui perjanjian pengikat jual beli (PPJB) dari Atini yang merupakan keturunan almarhum Raden Paiman Sumarno pada 11 November 2015.

Baca juga: Polemik Kebun Binatang Bandung, Warga Menyayangkan Jika Benar-benar Berujung Tutup

Paiman disebut-sebut merupakan ahli waris sah atas kepemilikan Kebun Binatang Bandung dibanding pemilik pertamanya yaitu Ema Bratakoesoema.

Sehingga, Atini sebagai keturunannya Paiman punya hak menjual lahan Bunbin Bandung ke Steven Phartana.

Namun, di pengadilan, Pemkot Bandung dapat menunjukan bukti pembelian atas tanah Kebun Binatang (TI-1 a s.d T I-1m).

Selain itu, sejarah panjang Kebun Binatang Bandung serta pendapat ahli sejarah Leli Yulifar, membuktikan bahwa tanah Kebun Binatang Bandung dahulu dibeli oleh Pemerintah Belanda dan semula berdiri perkumpulan pencinta hewan pada 1933 serta Yayasan Tamansari Margasatwa sejak 1957.

Pemkot Bandung juga telah memanfaatkan tanah Kebun Binatang untuk kepentingan umum dengan menyewakannya kepada yayasan sejak tahun 1970.

Dalam hal ini, saksi bernama H Iyan permah mengukur tanah Kebun Binatang sejak 1970 untuk pelaksanaan sewa.

Berdasarkan bukti surat keterangan Camat Coblong, lokasi yang diklaim penggugat tidak tercatat namanya pada Buku C.

Adapun persilnya berlokasi di Dago Atas, bukan lokasi Kebun Binatang.

Di sisi lain, keterangan ahli Prof Nurhasan Ismail menyebutkan, pembeli dalam pengikatan jual beli belum dapat dianggap dan bertindak sebagai pemilik karena pengikatan baru sebatas niat atau janji untuk suatu saat di kemudian hari melakukan transaksi jual beli.

Sedangkan jual beli baru sah apabila dalam akta jual beli dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).(nandri prilatama)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved