AIPI dan Maranatha Hadirkan Seminar Kesiapan Indonesia Hadapi Transformasi Digital
Universitas Kristen Maranatha menghadirkan seminar nasional "Tantangan dan Kesiapan Masyarakat Indonesia Menghadapi Transformasi Teknologi
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Perkembangan zaman saat ini disertai dengan transformasi teknologi yang begitu pesat telah membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat.
Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) bersama Universitas Kristen Maranatha menghadirkan seminar nasional dengan tema "Tantangan dan Kesiapan Masyarakat Indonesia Menghadapi Transformasi Teknologi".
Kegiatan seminar ini diadakan di Gedung B Lantai 2 Ruang Auditorium Universitas Kristen Maranatha yang diadakan secara hibrid.
Ketua KPUD AIPI, Prof Dr Daniel Murdiyasro mengatakan AIPI bukanlah lembaga otodidak atau organisasi yang menghimpun para ilmuwan aktif di bidangnya.
"Kami memberi saran kepada pemerintah dan masyarakat yang diprediksi akan berkembang di masa depan, " ujarnya saat ditemui di sela acara, Kamis (3/11/2022).
Di dalam AIPI, kata Prof Daniel ada yang membahas soal ilmu pengetahuan dasar erat dengan tema seminar hari ini, yaitu terkait penyadaran masyarakat dan pentingnya teknologi.
Sehingga masyarakat tidak kaget karena teknologi berkembang pesat.
Ia mengungkapkan, perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat masyarakat tidak siap.
"Iya, masyarakat bisa syok, karena secara lompatan dan budaya belum siap. Kami berkepentingan menjelaskan ini kepada masyarakat," katanya.
Ia menjelaskan ketika masyarakat sudah sadar bahwa teknologi ini bermanfaat, jangan sampai jadi bersebrangan karena semua orang akan menggunakannya.
Untuk memanfaatkan teknologi juga diperlukan kebijkan dalam mengadposinya.
Sementara itu, Rektor UK Maranatha, Prof Dr Sri Widiyantoro mengatakan jika Universitas Maranatha bisa berperan dan literasi masyarakat seperti teknik transformasi teknologi.
"Kalau di Maranatha mengikuti program pemerintah, tidak membatasi usia studi. Jadi siapapun bisa belajar disini. Bahkan jika belum S1 dan sudah kerja lama, ada rekognisi pembelajaran lampau. Jadi ingin sama-sama mengembangkan transformasi teknologi ke depan," ujarnya.
Supaya lebih melek teknologi, masyarakat saat ini kata Prof Sri harus belajar tanpa kenal usia dan orang tua jangan malu untuk belajar dengan anak-anaknya yang lebih melek teknologi.
Dari Universitas Kristen Maranatha pun mendorong rekan di kampus untuk membantu literasi teknologi digital.
Dalam seminar ini, mahasiswa hadir sebagai partisipan untuk sama-sama belajar dan literasi kepada masyarakat.
Ia berharap informasi soal perkembangan teknologi bisa tersampaikan lebih jelas dan luas karena acaranya diadakan secara hibrid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/universitas-kristen-maranatha-menghadirkan-seminar.jpg)