Ternyata Rokok Elektrik Juga Sama Bahayanya dengan Rokok Biasa, Ini Faktanya

Rokok elektrik pun mengandung bahan-bahan kimia berbahaya, termasuk diasetil, logam berat, dan senyawa organik tidak stabil

KompasImage
Ilustrasi vape 

MAKIN banyak tempat-tempat penjualan rokok elektrik atau vape terutama di kota-kota besar. Banyak pula orang yang beranggapan vape ini lebih aman daripada rokok biasa. Namun apakah benar demikian?

Ternyata menghirup rokok elektrik berarti menghirup aerosol, atau partikel kecil yang bisa melayang di udara, yang mengandung beberapa senyawa kimia, termasuk nikotin, perasa dan bahan-bahan kimia lainnya.

Memang sekilas tampak menghisap rokok (tembakau) biasa tampak lebih berbahaya daripada merokok elektrik. Namun, ini tidak berarti rokok elektrik atau vape juga aman untuk kesehatan.

Ilustrasi rokok
Ilustrasi rokok (kontan.co.id)

Orang yang menghisap rokok elektrik juga berisiko karena rokok elektrik mengandung nikotin dosis tinggi yang memperlambat perkembangan otak pada janin, anak-anak, dan remaja.

Bukan itu saja, cairan rokok elektrik berbahaya bila ditelan, dihirup, dan mengenai kulit.

Rokok elektrik pun mengandung bahan-bahan kimia berbahaya, termasuk diasetil, logam berat, dan senyawa organik tidak stabil.

Baca juga: Ribuan Batang Rokok Tanpa Pita Cukai Disita dari Toko dan Warung di Sumedang,

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Preventive Medicine pada 2019 menemukan bahwa rokok elektrik juga memiliki efek jangka panjang terhadap kesehatan tubuh.

Sebab, rokok elektrik bisa merusak paru-paru, melepaskan radikal bebas yang memicu perkembangan kanker, serta melemahkan sistem imun dan memperlambat perkembangan otak pada janin, anak-anak dan remaja.

Baca juga: 18.256 Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai dan Satpol PP Majalengka, Dipasok dari Luar Daerah

Dua studi lain yang dipresentasikan dalam Sesi Ilmiah Asosiasi Jantung Amerika (AHA) juga mengungkapkan bahwa rokok elektrik berdampak panjang pada kesehatan jantung. Pasalnya, rokok elektrik meningkatkan kolesterol total dan LDL, serta mengurangi aliran darah ke jantung, bahkan melebihi rokok biasa.

Padahal, berkurangnya aliran darah ke jantung telah dikaitkan secara langsung dengan berkurangnya kualitas hidup akibat gejala seperti nyeri dada dan sesak napas. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rokok Elektrik Lebih Aman dari Rokok Biasa, Benarkah? Cek Faktanya Berikut"

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved