Neng Anne Berharap Guru Bahasa Sunda di Purwakarta Bisa Ikuti Perkembangan Zaman

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika berharap para guru bahasa Sunda di Kabupaten Purwakarta bisa mengikuti perkembangan zaman.

Penulis: Deanza Falevi | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika saat memberikan sambutan di acara Sawala Atikan Dina Jejer di Bale Yudistira Pemda Purwakarta, Rabu (2/11/2022). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika berharap para guru bahasa Sunda di Kabupaten Purwakarta bisa mengikuti perkembangan zaman.

Dengan begitu, penggunaan bahasa Sunda bisa terus digunakan oleh masyarakat, khususnya anak-anak.

Bupati Anne menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara Sawala Atikan Dina Jejer di Bale Yudistira Pemda Purwakarta, Rabu (2/11/2022).

Acara yang bertajuk "Mekarkeun Kurikulum Pangajaran Muatan Lokal Bahasa Sunda Kabupaten Purwakarta" itu dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto, dan diikuti juga oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Sunda.

Baca juga: Bupati Anne Sampaikan RAPBD 2023 Mencapai Lebih dari 1 Triliun: Semoga Ditetapkan DPRD

Anne Ratna Mustika, atau saat ini dikenal dengan sebutan Neng Anne, mengatakan, bahasa Sunda merupakan bahasa ibu sehingga perlu dibudidayakan.

"Penguatan bahasa Sunda sebagai bahasa ibu yang harus memang terus kami galakkan di tengah-tengah masyarakat terutama adalah anak sekolah, supaya anak-anak tidak lupa terhadap jati dirinya sebagai orang Sunda," ujar Neng Anne pada sambutannya di Bale Yudistira, Pemda Purwakarta, Rabu (2/11/2022).

Menurut Neng Anne, penerapan bahasa Sunda secara sehari-hari memang sudah diterapkan dengan baik.

Namun, ia mengatakan, saat ini merupakan era digital sehingga penggunaan bahasa Sunda seharusnya bisa masuk ke media sosial agar anak-anak bisa terbiasa.

Dengan adanya kegiatan Sawala Atikan Dina Jejer ini, Neng Anne berharap guru-guru bahasa Sunda dapat mengikuti perkembangan zaman agar bahasa Sunda bisa terus dikembangkan sebagai bahasa ibu dan menjadi alat komunikasi bagi masyarakat Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved