Bos Persikab Eddy Moelyo Bersuara soal Kabar Pemain dan Ofisial Belum Digaji Tiga Bulan
Presiden Klub Persikab Kabupaten Bandung, Eddy Moelyo, menjawab kabar tentang pemain dan ofisial belum digaji tiga bulan.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Presiden Klub Persikab Kabupaten Bandung, Eddy Moelyo, menjawab kabar tentang pemain dan ofisial belum digaji tiga bulan.
Eddy Moelyo mengatakan, kabar itu tidak benar.
"Kalau itu hoaks, tidak benar. Kemarin saya juga marah-marah itu. Zoom meeting dikumpulin semua," ujar Eddy saat dikonfirmasi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Rabu (2/11/2022).
Menurut Eddy, gaji yang belum dibayarkan yakni bulan September. Sebab saat manajemen mau membayar, ternyata ada tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober.
"Saya hold dulu supaya pemain enggak kabur. Kadang-kadang pemain ini, begitu istirahat diambil klub lain. Itu kan teknis kami," kata Eddy.
Eddy menjelaskan, kalau Oktober memang belum digaji karena belum ada keputusan dari PSSI.
Baca juga: Suara Persikab soal KLB PSSI, Minta Persoalan Mendasar yang Dibenahi, Tentang Kinerja Wasit
"Saya menunggu keputusan dari PSSI (kompetisi dilanjutkan atau dihentikan)," tuturnya.
Eddy mengatakan, pihaknya sudah berbicara kepada pemain agar jangan sampai salah berbicara belum digaji tiga bulan.
"Kami menunggu dati PSSI ini dan LIB, kompetisi digelar atau dihentikan karena force majeure, seperti 2020. Umpama baru akan digelar lagi Maret 2023, selama Oktober, November, Desember, Januari, gaji berapa persen untuk mengikat pemain, kan kita masih belum tahu," katanya.
Hingga kini, kata Eddy, tim masih diliburkan.
"Belum ada kepastian untuk berkumpul kembali," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Presiden-Persikab-Eddy-Moelyo-saat-ditemui-di-Stasion-Si-Jalak-Harupat.jpg)