Sabtu, 25 April 2026

Sebut KLB PSSI Biasa, Bos PSKC Cimahi Singgung Regulasi Fair Play

CEO PSKC Cimahi, Eddy Moelyo menanggapi Kongres Luar Biasa atas KLB PSSI yang segera digelar.

Penulis: Adi Ramadhan Pratama | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
CEO PSKC Cimahi, Eddy Moelyo menanggapi Kongres Luar Biasa atas KLB PSSI yang segera digelar. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - CEO PSKC Cimahi, Eddy Moelyo menanggapi Kongres Luar Biasa atas KLB PSSI yang segera digelar.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengambil keputusan untuk mempercepat KLB PSSI, setelah imbas dari insiden Kanjuruhan, Malang.

"Sebetulnya, KLB PSSI itu hal yang biasa saja di setiap organisasi.

Baca juga: Ini Dua Alasan Iwan Bule Lakukan KLB PSSI, Salah Satunya tak Ingin Mengorbankan Masyarakat Banyak

"Tetapi kalau terjadi KLB seperti ini, yang harus dipikirkan voter-voter adalah memilih orang-orang yang tidak berkepentingan untuk dirinya sendiri," kata Eddy Moelyo kepada Tribunjabar.id saat dihubungi via telepon, Minggu (30/10/2022).

Eddy mengatakan, saat ini semua voter harus memilih orang yang serius untuk mengubah dan membuat regulasi sepak bola Indonesia.

"Sehingga kompetisi liga 1, liga 2, liga 3 ini, berjalan fair play. Seperti yang diumumkan seluruh dunia itu yaitu fair play," tambahnya.

Menurutnya, kericuhan yang terjadi di sepak bola Indonesia, disebabkan oleh tidak ketidakadilan selama pertandingan.

"Sebab 70 hingga 80 persen kericuhan di stadion itu, disebabkan oleh kepemimpinan wasit yang tidak fair play."

"Jangan sampai keputusan wasit ini menjadi sangat mutlak saat di lapangan," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved