Event Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI Papua, Presiden Joko Widodo Akan Jahit Noken Raksasa

Presiden Joko Widodo rencananya akan menjahi Noken raksasa pada ajang Kongres Masyarakat Adat Nusantara yang akan digelar di Papua

Editor: Siti Fatimah
dok TribunPapua/Putri NK
Penasihat Himpunan Jawa-Madura di Papua H R Partino sekaligus Rektor Univerisitas Muhammadiyah Papua saat memberi keterangan mengenai Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN VI) di Wilayah Tabi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tak lama lagi Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI  akan digelar. Penasihat Himpunan Jawa-Madura di Papua H R  Partino mengajak masyarakat untuk menggaungkan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI di seluruh Tanah Papua, Indonesia, bahkan dunia.

Ia menyebutkan, event kali ini akan sangat berbeda karena akan banyak kejutan diantaranya akan ada Noken raksasa yang akan di jahit.

Tak tanggung-tanggug, Noken tersebut rencananya akan dijahit oleh Presiden RI, Joko Widodo 

Sebagai informasi saja, Noken atau minya adalah tas tradisional masyarakat Papua Pegunungan yang dibawa dengan menggunakan kepala dan terbuat dari serat kulit kayu.

Dikutip dari TribunPapu, Partino yang juga Rektor Univerisitas Muhammadiyah Papua mengatakan Masyarakat  Adat yang akan datang akan berafiliasi dan tinggal bersama Masyarakat Adat di Wilayah Tabi.

"Walaupun ada hingar bingar di daerah lain namun inilah Papua, dan tetap menjadi Tanah Damai,"ujarnya kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Distrik Sentani, Senin (17/10/2022).

Partino menjelaskan KMAN juga merupakan ikon besar dan monumental sehingga layak mendapatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) karena lima tahun kedepan bukan lagi kongres di Tanah Papua.

Menurutnya masyarakat harus menggaungkan ke seluruh dunia bahwa ada Masyarakat Adat yang akan berkumpul di Tanah Tabi, mereka hadir dan saling bahu-membahu untuk membahas kesulitan yang dihadapi sebagai Masyarakat Adat.

"Tamu yang akan datang akan menginap bersama warga, mereka begitu ramah dan baik. Selain itu ada Noken raksasa yang akan di jahit,"katanya.

Noken tersebut katanya akan dijahit oleh Presiden RI, Joko Widodo sehingga harus mendapatkan rekor MURI dan dapat dipatenkan oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

KMAN VI di Tanah Tabi akan berlangsung pada 24-30 Oktober di Kabupaten dan Kota Jayapura.

Masyarakat Adat dari seluruh Indonesia bahkan mancanegara akan bertandang ke Papua untuk mengikuti agenda tersebut. Direncanakan juga Presiden RI, Joko Widodo akan hadir untuk membuka kongres. 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Himpunan Jawa-Madura di Papua Ajak Masyarakat Gaungkan KMAN VI

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved