Senin, 13 April 2026

9 Warga Lembang yang Tersambar Api Tabung Gas Bocor Ternyata Tengah Masak Hidangan Pesta Pernikahan

9 warga Lembang yang mengalami luka bakar setelah tersambar api akibat tabung gas bocor ternyata sedang memasak hidangan pesta pernikahan.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Foto ilustrasi. Sembilan warga Kampung Barulaksana, RT 02/14 Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mengalami luka bakar setelah tersambar api akibat tabung gas bocor ternyata sedang memasak hidangan pesta pernikahan, Senin (24/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Sembilan warga Kampung Barulaksana, RT 02/14 Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang mengalami luka bakar setelah tersambar api akibat tabung gas bocor ternyata sedang memasak hidangan pesta pernikahan.

Warga itu memasak hidangan untuk pesta pernikahan anggota keluarganya yang berlangsung pada Selasa (25/10/2022).

Karena itu, dengan adanya kejadian tersebut mereka pun tidak bisa menyaksikan resepsi pernikahan itu.

Tatang (65), anggota keluarga sekaligus saksi mata mengatakan, anggota keluarganya yang menjadi korban sambaran api itu ada delapan orang, karena saat itu mereka sedang membantu memasak hidangan.

"Keluarga saya 8 orang ada kakak, keponakan, sama yang lainnya. Kalau 1 orang lagi tetangga yang memang lagi bantu-bantu masak untuk syukuran pesta pernikahan," ujarnya saat ditemui di RSUD Lembang, Selasa (25/10/2022).

Dia mengatakan, peristiwa itu bukan ledakan tabung gas seperti yang ramai diberitakan di media sosial, tetapi kebocoran selang tabung gas.

"Jadi bukan meledak, itu sambaran api karena kebocoran saja. Jadi waktu kejadian itu juga enggak sampai ada ledakan," kata Tatang.

Baca juga: Tersambar Api Akibat Tabung Gas Bocor, 3 Warga Lembang Alami Luka Bakar, Termasuk Satu Balita

Dokter RSUD Lembang, Dio Ferdiana Tambora mengatakan, setelah kejadian ada 7 warga yang masuk ICU dan langsung mendapat perawatan, tetapi satu orang harus dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

"Rata-rata luka bakarnya mulai dari 9 persen dan paling besar 28 persen. Tapi setelah dilakukan penanganan dengan prosedur, luka bakarnya sudah membaik," kata Dio.

Dia mengatakan, rata-rata luka bakar yang dialami korban ada di bagian jari tangan dan punggung, serta wajah, sedangkan untuk pasien yang dirujuk lukanya cukup banyak hingga mencapai 50 persen.

Baca juga: Tersambar Api dari Tabung Gas Bocor, 9 Warga Lembang Alami Luka Bakar Serius, Langsung Ditangani RS

"Ada juga korban anak usia 2 tahun, tapi lukanya hanya 9 persen. Untuk pemulihan semua korban tergantung dari lukanya dan itu kita konsulkan ke spesialis bedah, jadi tergantung itu juga kapan bisa dipulangkan," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved