Bocah Tenggelam di Sukabumi Datangi Ibu Lewat Mimpi, Katanya Dilihat Banyak Orang
Di usianya yang baru 7 tahun baru masuk kelas 1 SD, Niko dipanggil Bos oleh kedua orang tuanya.
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ibu Niko, Yunia Susati (37) mengaku anaknya datang ke alam mimipi di hari pertama hilang terseret arus sungai di Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (12/10/2022) lalu.
Niko merupakan anak ketiga pasangan dari pasangan Deni Kurniawan (43) dan Yunia Susanti (37) beralamat tinggal di Kampung Gunungguruh Girang, RT.12, RW.04, Desa Bababakan, Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi.
Di usianya yang baru 7 tahun baru masuk kelas 1 SD, Niko dipanggil Bos oleh kedua orang tuanya.
Pasca kejadian hilang terbawa arus Sungai Cipelang, tiba-tiba Niko datang ke alam mimpi ibunya, di malam pertama hilang terbawa arus, Rabu (12/10/2022) lalu.
"Saya manggil anak saya itu bos. Itu mimpi di hari pertama saat mau tidur, jam 12 malam, saya mimpi anak saya memangil. Anak saya bilang "Mama, bos banyak dilihatin orang-orang, bos panggil-panggil tapi gak ada yang denger," ungkapnya, Selasa (18/10/2022) saat ikut pencarian di Sungai Cikareo.
Bahkan Ibu Niko mengaku pada saat kejadian, ia langsung ikut mencari anaknya dengan keadaan kalut.
"Saya udah gak sadar waktu itu, langsung lari pakai kolor (celana pendek), belum ada petugas, saya langsung nyemplung di muara yang ada di bawah di deket kantor Desa Babakan," ucapnya.
Seorang ibu yang memiliki ikatan batin kuat dengan anaknya, Ibu Niko memiliki perasaan bahwa anaknya ada dalam posisi yang tidak jauh dari lokasi kejadian, sehingga ia bersama suaminya ikut mencarinya di Sungai Cikareo hingga sungai Cipelang.
Saat pencarian, Ibu Niko memakai kerudung hitam ini sesekali berdiri dan melihat kondisi sekitar Sungai Cipelang, bahkan menyusuri pinggiran sungai.
Baca juga: Pencarian Niko di Hari Terakhir, sang Ibu Histeris Ketika Dihentikan karena Cuaca Sukabumi Buruk
"Ayahnya ikut terjun mencari bersama tim dari pagi. Awalnya saya disuruh nunggu di GWK, terus barusan ngasih kabar lagi nyuruh nunggu di sini. Sekalian nunggu, saya nyari aja di sini sendiri," ucapnya.
Sepekan pencarian pun yang dikomandoi oleh Basarnas Pos Sukabumi dibantu BPBD, Damkar Kabupaten Sukabumi dan relawan pun belum membuahkan hasil.
Bahkan dari tempat-tempat yang dicurigai pencarian mulai titik kejadian hingga diperlebar ke muara Palabuhanratu pun belum menunjukan keberadaan Niko.
Keluarga pun berharap ada pencarian yang dipimpin Basarnas pun bisa diperpanjang hingga Niko Bisa ditemukan.
"Berharapnya diperpanjang anak saya bisa ditemukan. kita mengucapkan banyak terima kasih sudah berusaha mencari anak saya," katanya.(Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi Dian Herdiansyah. )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pencarian-niko.jpg)