Kamis, 4 Juni 2026

Pulang Maulid Nabi, Motor Dinas Kades di Pangandaran Hilang, Maling Diduga Hapal Medan

Sepeda motor dinas berplat nomor Z 2953 U berwarna merah hilang dicuri orang. Kades Cimanggu baru menyadari saat pagi hari

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa
Kendaraan sepeda motor dinas yang sebelumnya digunakan kades Cimanggu di Pangandaran dan sekarang hilang dicuri 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pulang dari acara Maulid Nabi, sebuah kendaraan sepeda motor milik Kepala Desa (Kades) di Pangandaran hilang.

Informasi yang diterima Tribunjabar.id, kejadian ini menimpa Dede Pendi Kepala Desa Cimanggu, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Minggu (16/10/2022) dini hari.

Sepeda motor dinas berplat nomor Z 2953 U berwarna merah hilang dicuri orang.

Baca juga: Maling Bobol Kantor Distributor Es Krim di Purwakarta, Uang Rp 80 Juta di Brankas Lenyap

Kades Cimanggu, Dede Pendi menyampaikan, motor dinasnya hilang sekitar jam 2 (16/10/2022) lewat saat Ia sudah tidur.

"Sebelum hilang, awalnya saya pulang dari acara muludan sekitar jam 1. Terus, sekira Jam 2 saya mulai tidur," ujar Pendi saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Selasa (18/10/2022) pagi.

Namun, saat Ia pagi-pagi bangun kemudian waktu akan dipakai, motor dinasnya sudah tidak ada, hilang.

"Hilangnya waktu disimpan di garasi sebelah belakang rumah. Ya, mungkin dicuri," katanya.

Sebelum hilang, menurutnya hari sebelumnya tidak ada orang yang mencurigakan.

Tapi, sebelum motor dinasnya hilang 3 hari sebelumnya memang ada 1 motor milik warga di dusun Cibereum dan 2 motor di Desa tetangganya di Kecamatan Langkaplancar yang hilang,

"Pokoknya, di Langkaplancar dalam waktu 1 Minggu ini sudah 5 unit motor hilang," kata Pendi.

Atas kejadian yang menimpanya, Ia mengaku sudah melapor kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Ketahuan Masuk ke Rumah Warga, Maling di Garut Jatuh dari Atap hingga Hampir Jadi Sasaran Amuk Massa

"Tapi, sampai sekarang belum ada informasi apa-apa. Mungkin, sedang proses pelacakan," ucapnya.

Setelah motornya hilang, surat-surat dan kunci motor sudah diberikan ke bagian aset (Badan Keuangan dan Aset Daerah) Kabupaten Pangandaran.

Atas kejadian motor dinasnya hilang, Ia mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan lagi kesiapsiagaan dan berhati-hati.

"Kalau masalah ronda, di saya terhitung aktif tapi kebetulan kan musim hujan kemarin itu mungkin pada tidur. Malingnya juga, mungkin sudah tahu medan. Pas warga sudah pada tidur pulang muludan kan, mungkin langsung beraksi," ucap Pendi.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved