300 Hektare Sawah di Pangandaran Terendam Banjir Karena Luapan Sungai Citanduy, Untung Sudah Dipanen

lahan persawahan yang tergenang banjir ini berada di blok Liposos dan Kedungpalumpung Dusun Babakansari, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang

Penulis: Padna | Editor: Ravianto
Padna Tribun Jabar
Kondisi lahan persawahan di wilayah Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran yang terendam banjir. Foto diambil Jumat (14/10/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Terus diguyur hujan dan meluapnya sungai Citanduy kiriman dari hulu sungai, sekitar 300 hektare lahan persawahan di Kabupaten Pangandaran terendam banjir.

Akibat terendam banjir, para petani pun terancam tidak bisa menanam padi lahan persawahan tersebut.

Diketahui, lahan persawahan yang tergenang banjir ini berada di blok Liposos dan Kedungpalumpung Dusun Babakansari, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Kepala Desa Ciganjeng, Imang Wardiman mengatakan, area persawahan terendam banjir mulai hari Sabtu (8/10/2022).

"Area persawahan yang terendam banjir itu, ada sekitar 300 hektar. Yang dimulai dari batas tanggul perbatasan Desa Tunggilis yang jebol," ujar Imang saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Jum'at (14/10/2022) siang.

Menurutnya, tanggul di perbatasan tersebut sebelumnya sempat diperbaiki oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

"Tapi, sekarang jebol lagi. Ketinggian banjir di area sawah dekat jalan raya ada sekitar 1 sampai 1,5 meter. Kalau di tengah sawah, kemungkinan tinggi 2 sampai 3 meter," katanya.

Namun beruntungnya, kata Ia, padi di lahan persawahan tersebut sudah dipanen para petani.

"Sekarang, ada sebagian sawah yang sudah mulai di traktor (dibajak pakai mesin traktor). Malah, sudah ada yang membuat benih padi di sawah," ucap Imang. *

 

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved