Minggu, 10 Mei 2026

OCS untuk Kereta Cepat Sudah Terpasang, Rel Juga Terpasang 17 KM dari Tegalluar ke Jakarta

Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung terus dikebut jelang gelaran G20 di bulan November mendatang.

Tayang:
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ravianto
Istimewa
Penampakan Depo Tegalluar di Kabupaten Bandung yang menjadi rumah bagi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang masih dalam proses pembangunan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung terus dikebut jelang gelaran G20 di bulan November mendatang.

Seperti diketahui, pada gelaran G20 nanti, kereta cepat Jakarta-Bandung akan ditinjau oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping.

Nantinya, Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping akan melihat kecanggihan teknologi EMU dan melakukan uji dinamis sepanjang 15 km.

Sebagai salah satu bentuk persiapan gelaran G20, konsorsium kontraktor proyek KCJB berhasil menyelesaikan proses pemasangan rel atau track laying yang akan digunakan untuk uji dinamis.

Pemasangan rel itu dilakukan sepanjang 17 km dan akan terus bertambah seiring dengan persiapan jelang operasional pada 2023.

"Alhamdulillah pekerjaan pemasangan rel dari Depo Tegalluar arah Jakarta hingga starting point uji dinamis untuk kegiatan G20 sudah selesai. Pekerjaan pemasangan track baik di sisi kiri dan kanan sepanjang 17 km ini berhasil diselesaikan dan saat ini memasuki tahap fine adjustment," kata Corporate Secretary KCIC, Rahadian Ratry, Senin (10/10).

Rahadian menyebut tiang Overhead Catenary System (OCS) atau listrik aliran atas untuk kebutuhan aliran listrik KCJB dalam uji dinamis sudah selesai dipasang.

Dari starting point atau titik awal uji dinamis hingga Depo Tegalluar, konsorsium kontraktor sudah memasang sebanyak 538 tiang untuk kemudian dipasang peralatan elektrifikasi.

Sama dengan pemasangan rel, pemasangan tiang OCS juga terus berlanjut di sepanjang trase KCJB.

Dengan begitu pembangunan proyek KCJB berjalan secara simultan sehingga upaya percepatan pembangunan terus dilakukan.

"Di samping rel dan OCS kami juga melakukan persiapan lain, seperti persiapan CIT atau kereta inspeksi dan juga persiapan area depo dan stasiun. Mudah-mudahan dengan kerja sama yang baik, secara bertahap persiapan untuk kegiatan G20 semakin matang," lanjut Rahadian.

Rahadian pun memohon doa dan dukungan pada masyarakat agar proses pembangunan proyek KCJB bisa berjalan dengan lancar. Bukan hanya untuk gelaran G20 tapi hingga pelaksanaan operasional.(Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved