Waspada di Jalan Soreang-Ciwidey Sempat Macet Akibat Longsor di Jalur Utama Menuju Tempat Wisata

Sempat terjadi kemacetan di Jalan Soreang-Ciwidey ditutup sementara, saat evakuasi longsoran tanah dan pohon di Sungapan, Soreang, Kabupaten Bandung

TRIBUNJABAR.ID/LUTFI AHMAD MAULUDIN
Sempat terjadi kemacetan di Jalan Soreang-Ciwidey ditutup sementara, saat evakuasi longsoran tanah dan pohon di Sungapan, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (9/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sempat terjadi kemacetan di Jalan Soreang- Ciwidey ditutup sementara, saat evakuasi longsoran tanah dan pohon di daerah Sungapan, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (9/10/2022).

Selain itu, volume kendaraan meningkat sebab bertepatan dengan hari libur, banyak masyarakat yang menuju Pasir Jambu, Ciwidey, dan Rancabali untuk berlibur.

Menurut Kasubnit 3 Regident Satlantas Polresta Bandung, Ipda Sigit A. Rivai, terjadinya longsor di Sungapan sekitar pukul 07.00 WIB, dan anggotanya langsung turun ke lapangan.

"Jam 08.00 WIB, evakuasi selama satu jam, sampai jam 09.00 WIB," ujar Sigit, saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya.

Sigit menjelaskan, pukul 09.00 WIB, evakuasi pertama beres dan patahan-patahan longsoran tanah hingga pohon yang menghalangi jalan sudah dibersihkan, sehingga arus kedua arah cukup lancar.

"Longsoran tersebut menutupi jalan satu lajur (dari arah Soreang menuju Ciwidey)," kata Sigit.

Sigit memaparkan, pukul 12.00, evakuasi kedua dilakukan, untuk mengevakuasi tanah-tanahnya.

"Karena ada beko lalu lintas kami tutup dulu biar aman semua, dinaikin tanahnya dan jam 13.00 WIB kelar, jalan sudah bisa dilewati di kedua arah," ucap dia.

Sigit mengatakan, di sore hari, lalulintas dari bawah ke atas atau dari Soreang ke Ciwidey dan sebaliknya laju kendaraan 20-30 kilometer per jam.

"Ada kepadatan (lalulintas) selepas sore, itu di tempat-tempat makan dan oleh-oleh (adanya keluar masuk kendaraan). Anggota tergelar mulai pintu tol Soroja, Simpang Sadu, Simpang Gambung, Pasir Jambu, Alun-alun Ciwidey, Punceling, Sampai Kawah Putih," katanya.

Jadi kata Sigit, hal itu dilakukan supaya lalu lintas tidak sampai berhenti.

"Kepadatan terjadi saat evakuasi (longsoran) karena ditutup dulu. Daripada lewat khawatur ketimpa, ma kami tutup," tuturnya.

Sigit mengaku, pihaknya menyusuri Jalan Soreang Ciwidey, mulai pukul 14.00 WIB, di titik-titik rawan, jadi hanya ada keluar masuk kendaraan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved