Ridwan Curi Hape untuk Obati Istri Pendarahan saat Hamil, Kejari Kota Sukabumi Membebaskan

Hermawan dapat Restorative Justice, setelah mencuri hape karena istri sakit. Dia akan segera bebas setelah kasusnya dimediasi.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Dian Herdiansyah
Hermawan di Kampung Restorative Justice, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Kamis (6/10/2022). Dia akan segera bebas setelah kasusnya dimediasi dengan korban dan diselesaikan secara kekeluargaan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ridwan Hermawan (28), pria asal Sukabumi, terlihat gembira setelah mendapatkan Restorative Justice, sehingga dia bebas dan bisa kembali ke keluarganya.

Kasus pidana Ridwan Hermawan tak dilanjutkan karena kehidupannya dinilai sangat memprihatinkan.

Barang yang dicuri nilainya kecil sehingga tidak membuat kerugian besar bagi korban.

Diceritakan Hermawan, dia ditangkap polisi karena mencuri sebuah telepon genggam Samsung A3 warna hitam.

Dia melakukan itu karena alasan untuk membayar perawatan istrinya di rumah sakit.

Saat itu, istrinya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pendarahaan kehamilan anak ketiganya. 

Baca juga: Napak Tilas Bojong Kokosan, Prajurit TNI Berjalan Kaki 94 Km dari Sukabumi Hingga Cimahi Tetap Bugar

Alasan lainnya, Ridwan baru saja kehilanggan telepon genggam.

Padahal barang tersebut sangat diperlukan untuk pekerjaanya sebagai drivel online. 

Karena tak ada handphone, dia pun menganggur.

Kondisi Ridwan Hermawan yang memprihatinkan, istri sakit, tak punya uang, juga menganggur, menjadi perhatian para penegak hukum di Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi

Jaksa memutuskan untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan. Hermawan mendapatkan restorative justice dan segera dibebaskan.

"Saya terpaksa melakukan ini, istri lagi dirawat di rumah sakit pendarahan, usia kandungan 7 bulan. Iya susah (cari uang), sehari-hari saya ojek online. Handphone waktu itu hilang jadi nggak bisa kerja lagi, jadi ojek pangkalan biasa," ujarnya di Kampung Restorative Justice, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Kamis (6/10/2022).

Di hadapan korban, Ridwan meminta maaf. Persitiwa ini disaksikan oleh perwakilan tokoh masyarakat, pemerintah, dan pihak Kejari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved