Warga Bandung Diminta Bersiap Kedatangan Kader untuk Pemutahiran Data Keluarga di 17 Kecamatan Ini

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung tengah melaksanakan Pemutakhiran Pendataan Keluarga di 19 kecamatan dan 73 kelurahan

Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
tribun jabar/gani kurniawan
foto ilustrasi pendataan - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung tengah melaksanakan Pemutakhiran Pendataan Keluarga di 19 kecamatan dan 73 kelurahan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung tengah melaksanakan kegiatan Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2022 atau PK22 secara serentak di 19 kecamatan dan 73 kelurahan di Kota Bandung.

Kegiatan ini berlangsung mulai 1 September sampai dengan 31 Oktober 2022.

Untuk diketahui, pemutakhiran PK22 merupakan kegiatan untuk memutakhirkan data keluarga Indonesia dengan cara melengkapi, memperbaiki, memperbaharui, mencatat mutasi, mencatat migrasi dan mendata keluarga baru yang belum ada pada data hasil pendataan keluarga Tahun 2021.

Prosesnya dilakukan melalui kunjungan rumah dengan mewawancarai dan mengobservasi keluarga.

“Pendataan ini gratis. Pelaksana pendataan adalah kader pendata di tingkat RW sebanyak 2.146 orang yang diberi SK Kepala Dinas. Pendataan menggunakan gadget dengan aplikasi dari BKKBN pusat,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Nurhayati, di Balai Kota,  Kamis (6/10/2022).

Kunjungan ke rumah warga dilakukan mulai pukul 09.00 WIB hingga proses wawancara dengan keluarga selesai.

Tujuan pemutakhiran data keluarga ini adalah untuk memperoleh data keluarga yang akurat untuk dimanfaatkan oleh pemerintah dalam merencanakan, program pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

Kecamatan yang menjadi lokus adalah Kecamatan Antapani, Sukasari, Coblong, Babakan Ciparay, Cicendo, Regol, Bandung Kulon, Kiaracondong, Bojongloa Kidul , Cibeunying Kaler, Sumur Bandung, Buahbatu, Ujung Berung, Gede Bage, Bojongloa Kaler, Cidadap, Astana Anyar, Batunununggal dan Lengkong.

Berkaitan dengan hal tersebut, Nurhayati mengatakan, perlu dukungan dari semua pihak untuk menyukseskan pemutakhiran pendataan keluarga tahun 2022 di Kota Bandung agar dapat selesai tepat waktu dan didapatkan data yang akurat sebagai bahan dalam perencanaan Pembangunan keluarga dan kependudukan.

“Dukungan yang diperlukan dari masyarakat supaya dapat menerima para kader pendata,” ucap Nurhayati. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved