Kasus Ferdy Sambo

Wajah Terkini Ferdy Sambo Akan Dipamerkan Bareskrim Dalam Pelimpahan Tahap II ke Kejaksaan

Hari ini, Rabu (5/10/2022), dilaksanakan proses pelimpahan tahap II yakni para tersangka pembunuhan berencana Brigadir J.

Editor: Giri
Warta Kota/Yulianto
Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo, menjalani rekonstruksi di rumah dinas Kadiv Propam Polri di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Kasus ini segera disidangkan. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Hari ini, Rabu (5/10/2022), dilaksanakan proses pelimpahan tahap II yakni para tersangka pembunuhan berencana dan obstruction of justice atau menghalangi penyidikan di kasus Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Pelimpahan dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke Kejaksaan.

Pelaksanaan pelimpahan itu dilakukan di Gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), Rabu (5/10/2022) siang ini.

"Namanya pelimpahan tersangka dan barang bukti, kan tidak mungkin hanya dokumen," ujar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, kepada wartawan, Rabu.

Proses pelimpahan tahap II berupa barang bukti telah dilaksanakan lebih dahulu ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) pada Selasa (4/10/2022).

Andi mengatakan, barang bukti tersebut ada banyak dan dikemas dalam beberapa wadah plastik.

Namun, ia tidak mendeskripsikan perincian dari barang bukti itu.

"Barang buktinya banyak, dikemas dalam beberapa kontainer plastik," ujar Andi.

Secara terpisah, Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Agus Andrianto, mengatakan, berdasarkan kesepakatan terkait pelaksanaan tahap II akan digelar di Bareskrim Polri.

Nantinya, proses tahap II akan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB.

“(Di) Bareskrim kesepakatan terakhir,” kata Agus saat dikonfirmasi, Selasa.

Baca juga: Pelimpahan Barang Bukti dan Tersangka Kasus Ferdy Sambo Dilakukan di Hari Berbeda

Diketahui, berkas perkara seluruh tersangka pembunuhan berencana dan obstruction of justice di kasus Brigadir J telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejagung sejak 28 September 2022.

Secara total, ada lima tersangka di kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang diduga melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 56 ke-1 KUHP.

Mereka adalah Ferdy Sambo, Bharada E atau Richard Eliezer, Bripka RR atau Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo).

Sementara untuk perkara obstruction of justice di penyidikan Brigadir J, telah ditetapkan tujuh tersangka, termasuk Ferdy Sambo.

Baca juga: Putri Candrawathi Ditahan di Mabes Polri, Kapolri Sebut Istri Ferdy Sambo Sehat Jasmani dan Rohani

Sedangkan enam tersangka lain adalah Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Para tersangka obstruction of justice itu diduga melanggar Pasal 49 jo Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat 1 jo Pasal 32 ayat (1) Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE.

Selain itu, mereka juga dijerat Pasal 55 ayat (1) dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke-2 dan/atau Pasal 233 KUHP. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ferdy Sambo cs Akan Ditampilkan Bareskrim Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan"

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved