Tragedi Arema vs Persebaya

TRAGEDI Kanjuruhan, 7 Sanksi FIFA yang Mengancam Sepak Bola Indonesia, yang Paling Berat Nomor 1

PENGGUNAAN gas air mata saat tragedi Kanjuruhan diprediksi bakal memberatkan hukuman FIFA untuk sepak bola Indonesia.

Suryamalang/Rifky Edgar
Keluarga melihat foto para korban Arema Vs Persebaya di RS Saiful Anwar Malang (Suryamalang/Rifky Edgar) 

TRIBUNJABAR.ID - PENGGUNAAN gas air mata saat tragedi Kanjuruhan diprediksi bakal memberatkan hukuman FIFA untuk sepak bola Indonesia.

Tragedi Kanjuruhan terjadi seusai laga Liga 1, Arema  vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam WIB.

Pada laga itu Arema FC mengalami kekalahan 2-3. Diduga Aremania tak bisa menerima hingga turun ke lapangan.

Kericuhan pun terjadi, yang memaksa aparat Polri dan TNI turun tangan.

Baca juga: Cerita Ghea Youbi, Tragedi Kanjuruhan Bikin Gian Zola Terpukul dan Syok: Muka Dia Benar-benar Pucet

Polisi menembakkan gas air mata untuk mengatasi kerusuhan di dalam stadion.

Cara itu melanggar FIFA Security Code Pasal 19b yang berbunyi: Senjata atau gas pengontrol kerumunan tak boleh dibawa atau digunakan.

Jika pelanggaran Pasal 19b itu diterapkan FIFA untuk menjatuhkan sanksi kepada Indonesia, kondisinya akan sangat berat.

Paling tidak ada 7 sanksi yang mengancam persepakbolaan Tanah Air.

Jika sanksi itu dijatuhkan, maka akan sangat merugikan sepak bola Indonesia, mulai dari pemain, klub, Timnas Indonesia hingga PSSI.

Sanksi itu akan membuat sepak bola Indonesia terpuruk dan mengalami kemunduran.

Dampaknya bisa jadi lebih berat dibanding saat Indonesia dibekukan oleh FIFA pada 30 Mei 2015 akibat intervensi pemerintah terkait kompetisi.

Dikutip dari Tribunnews berikut 7 sanksi yang mengancam sepak bola Indonesia.

7 Sanksi yang Mengancam Sepak Bola Indonesia:

1. Semua pertandingan liga Indonesia di semua level dibekukan selama 8 tahun.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved