Tragedi Arema vs Persebaya

Tagar #SepakatDamai Trending Topic Menyusul Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Raja Viking Persib Club

TAGAR #SepakatDamai menghiasi dan menjadi trending topic di berbagai akun media sosial dalam 24 jam terakhir menyusul tragedi Kanjuruhan.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Ketua Viking Persib Club Herru Joko tanggapi tagar #SepakatDamai menjadi trending topic. 

TRIBUNJABAR.ID - TAGAR #SepakatDamai menghiasi dan menjadi trending topic di berbagai akun media sosial dalam 24 jam terakhir menyusul tragedi Kanjuruhan.

Tagar #SepakatDamai trending karena masifnya aksi penyampaian rasa empati dan dukacita yang dilakukan oleh berbagai kelompok suporter di Tanah Air terkait tragedi Kanjuruhan.

Tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan ratusan Aremania meninggal dunia terjadi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) akhir pekan lalu.

Di sejumlah akun media sosial yang ditandai tagar #SepakatDamai, muncul pesan-pesan bernada ajakan persatuan dan menyuarakan perdamaian antarsuporter sepak bola Indonesia.

Baca juga: Jokowi Beri Waktu Sebulan, Polri Segera Tetapkan Tersangka Tragedi Stadion Kanjuruhan

Pesan-pesan itu disampaikan melalui kata atau gambar, baik oleh akun-akun yang dikelola secara individu maupun kelompok.

Bahkan, terdapat beberapa akun pribadi para suporter yang menyatakan tak akan lagi melontarkan caci maki terhadap klub dan para kelompok pendukungnya, yang selama ini dianggap pesaing dari klub kesayangannya.

Raja Viking Persib Club, Herru Joko, mengaku bersyukur bahwa ada hikmah yang bisa didapat bagi semua pihak dari peristiwa duka yang terjadi di Kanjuruhan kemarin, dengan munculnya semangat perdamaian dan persaudaraan antarsuporter sepak bola Indonesia.

"Tentu ini adalah hal positif yang harus kita syukuri, dukung, dan wujudkan bersama, apalagi alhamdulillahnya yang mendukung dan menginginkan adanya perdamaian itu (antarsuporter) banyak ya, makanya jadi trending topic juga," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (4/10).

"Pastinya saya senang dengan adanya semangat positif ini."

Menurutnya, dengan adanya hikmah yang diberikan Tuhan atas setiap kejadian, termasuk peristiwa di Kanjuruhan kemarin, ia berharap para suporter dapat bersaudara dengan suporter lainnya.

Menurut Herru, rivalitas harusnya hanya ada dalam 90 menit pertandingan di atas lapangan, selebihnya di luar lapangan adalah saudara.

Herru menuturkan, jika semua suporter di Indonesia berdamai dan menjadi saudara, pertandingan sepak bola akan menjadi sebuah hiburan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua golongan masyarakat.

Sebab, setiap suporter mana pun dapat dengan tenang memberikan dukungan bagi tim kesayangan dan kebanggaannya, di mana pun laga digelar.

"Semangat perdamaian ini harus didukung dan disebarkan. Bahkan saya juga melihat, beberapa kelompok suporter yang ada di wilayah perbatasan, yang katanya susah (akur), sekarang sudah mulai sepakat untuk damai tanpa komando dari mana pun juga. Kesepakatan damai itu hadir dari hati nurani dan kesadaran mereka yang mau dan bisa melakukan itu (damai)," ucapnya. (cipta permana)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved