Ratusan Digester Biogas Dari Limbah Ternak Sapi Dibangun di 8 Desa di Pangalengan oleh Jasa Tirta II

Jasa Tirta II selaku BUMN yang mengoperatori Bendungan Ir H Juanda terlibat pemberdayaan masyarakat lewat biogas untuk warga Desa Pulosari Pangalengan

Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Nandri Prilatama
Badan usaha milik negara (BUMN) Jasa Tirta II melaksanakan pemberdayaan masyarakat lewat biogas dengan memberi bantuan 15 digester biogas untuk warga Desa Pulosari, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu (5/10/2022) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNGJasa Tirta II selaku BUMN yang mengoperatori Bendungan Ir H Juanda terlibat pemberdayaan masyarakat lewat biogas untuk warga Desa Pulosari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung.

Sebanyak 15 digester biogas dibangun serentak di desa itu sekaligus memberikan pelatihan pengembangan dan pemanfaatan limbah ternak sapi jadi biogas, peternakan cacing, dan pembuatan pupuk.

"Kami sudah membantu perekonomian masyarakat sejak dilaksanakan pada 2017 sampai Oktober 2022 di delapan desa yang ada di Kecamatan Pangalengan lewat pembangunan 139 digester biogas," kata Direktur Keuangan Jasa Tirta II, Indriani Widiastuti di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Puluhan Peternak Sapi di Pangalengan Dibina Pengembangan Biogas dari Jasa Tirta II

Pemberian biogas untuk warga sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial lingkuan Jasa Tirta II.

"Kami juga telah berikan pendampingan ke 50 peternak sapi di 2021 dan 45 peternak di 2022 yang ikuti program biogas dengan adanya pelatihan pengembangan dan pemanfaatan limbah ternak sapi jadi biogas, peternakan cacing, dan pembuatan pupuk," ujar Indriani Widiastuti.

Ia menambahkan seluruh peserta yang pernah mengikuti pelatihan tersebut berhasil membuat peternakan cacing dan membuat pupuk dari limbah ternak sapi hingga mengolah biogas menjadi energi terbarukan.

"Kami pilih wilayah Pangalengan karena lokasinya dekat dengan hulu Sungai Citarum dan untuk kurangi pencemaran sungai dari kotoran hewan peternakan sapi. Hasil tinjauan evaluasi pemanfaatan biogas didapatkan data bahwa masyarakat pengguna biogas tak lagi membeli tabung elpiji dan justru mendapat penghasilan tambahan dari budidaya cacing mencapai Rp 1 juta per bulannya," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved