Polres Pangandaran Minta Ada Warga Mau Beri Keterangan Terkait Penemuan Mayat, Berasal dari Ciamis

Kasat Reskrim Polres Pangandaran, menyampaikan, jenazah yang ditemukan di pantai barat Pangandaran dibawa ke RSUD Kota Banjar untuk diotopsi

Penulis: Padna | Editor: Darajat Arianto
istimewa
Kasat Reskrim Polres Pangandaran, AKP Luhut Sitorus menyampaikan, saat ini jenazah yang ditemukan di pantai barat Pangandaran semalam (4/10/2022) dibawa ke RSUD Kota Banjar. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Kasat Reskrim Polres Pangandaran, AKP Luhut Sitorus menyampaikan, saat ini jenazah yang ditemukan di pantai barat Pangandaran semalam (4/10/2022) dibawa ke RSUD Kota Banjar.

"Sekarang, sedang dilakukan otopsi. Sambil nunggu hasil otopsi, kita melakukan penyelidikan, barangkali ada bukti-bukti lain," ujar Luhut saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Rabu (5/10/2022) siang.

Menanggapi tentang dugaan indikasi penganiayaan, sementara ini pihaknya belum bisa berkomentar.

"Kita belum bisa (berkomentar), kan harus jelas dulu, apakah memang ada tindak pidananya kan harus ada hasil otopsi dulu," ujarnya.

Sementara, dari saksi-saksi pihaknya belum ada keterangan yang mengarah. "Makanya, harapan saya ada warga yang mau memberikan (keterangan) yang barangkali mengetahui kejadian," ucap Luhut.

Baca juga: Bapak Ini Buka 50 Kantong Mayat Cari Anaknya yang Hilang Korban Kerusuhan Kanjuruhan, Ini Kisahnya

Sebelumnya, sesosok mayat laki-laki yang ditemukan nelayan tergeletak di pantai barat Pangandaran, ternyata berasal dari Ciamis.

Hal tersebut diketahui, setelah keluarga korban mendatangi dan melihat jenazah tersebut di RSUD Pandega Pangandaran.

Jenazah bernama Totong Bastaman (28) warga Dusun Ciawitali RT 25/04, Desa Pasawahan, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa barat.

Sebelum ditemukan, pada tanggal 1 Oktober 2022 Totong sempat dicari oleh pihak keluarganya.

Kepala Dusun Ciawitali Desa Pasawahan, Enceng Ruhimat membenarkan bahwa sesosok mayat yang ditemukan nelayan tadi malam (4/10/2022) yaitu satu warganya.

"Setelah ditemukan, tadi malam (4/10/2022) juga, pihak keluarga langsung ke RSUD Pandega Pangandaran," ujar Enceng saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Rabu (5/10/2022) siang.

Dan ketika melihat ciri-cirinya, meskipun belum diotopsi pihak keluarga sudah mengetahui dan mengakui bahwa jenazah tersebut merupakan salah satu keluarganya.

"Keluarga kan melihat ciri-cirinya, mulai dari bentuk giginya, berbadan kecil dengan tinggi sekitar 160 cm, dan berambut pendek. Pokoknya, jenazah tersebut sudah pasti," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved