Tragedi Arema vs Persebaya

Mengapa Pintu Stadion Kanjuruhan Dikunci padahal Laga Arema vs Persebaya Akan Selesai?Ini Kata Saksi

Albertus mengungkapkan bahwa dikuncinya pintu tersebut bukanlah perintah dari pihak kepolisian.

Editor: Ravianto
(SURYA/PURWANTO)
Sejumlah suporter berdoa di depan pintu masuk tribun 12 Stadion Kanjuruhan pascakerusuhan yang menelan banyak korban jiwa, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Sejumlah saksi mata mengatakan, pintu tribun ini menjadi saksi bisu banyaknya korban suporter Aremania yang meninggal dunia usai laga sepak bola Liga 1 antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam. SURYA/PURWANTO 

TRIBUNJABAR.ID, MALANG - Mengapa pintu Stadion Kanjuruhan dikunci gembok menjelang pertandingan Arema vs Persebaya selesai? Tiga penonton yang selamat dalam tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan itu membeberkan apa yang terjadi di detik-detik memilukan tersebut.

Tiga penonton itu ternyata sempat keluar stadion menjelang pertandingan berakhir. Mereka keluar stadion melalui pintu 13 dengan berbagai alasan, namun setelah itu mereka masuk kembali ke stadion setelah mendengar ada suara tembakan.

Setelah masuk dan tahu apa yang terjadi, mereka lantas mencoba keluar stadion melalui pintu 13 yang sebelumnya mereka lalui.

Ternyata, pintu 13 tersebut sudah tertutup bahkan digembok.

Berikut kesaksian tiga korban selamat Tragedi Arema vs Persebaya itu.

Tiga orang saksi dari perwakilan Curva Sud (suporter Arema FC) menyebut pintu 13 di Stadion Kanjuruhan sempat terbuka tetapi ditutup kembali saat kerusuhan terjadi pada Sabtu (1/10/2022).

Kapten Persib Bandung Rachmat Irianto berselebrasi setelah Persib Bandung mengalahkan Arema FC pada lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (11/9/2022).
Kapten Persib Bandung Rachmat Irianto berselebrasi setelah Persib Bandung mengalahkan Arema FC pada lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (11/9/2022). (Liga Indonesia Baru)

Menurut wawancara yang dilakukan Surya.co.id, salah satu perwakilan yaitu wanita berhijab hitam mengaku pintu 13 sempat terbuka saat pertandingan antara Arema vs Persebaya memasuki menit ke-85.

Ketika dalam kondisi terbuka itu, wanita tersebut sempat keluar terlebih dahulu dan kemudian kembali masuk ke dalam stadion lantaran mendengar adanya tembakan gas air mata.

"Buka (pintu stadion). Saya itu bisa masuk lagi ke dalam lewat pintu 13 itu. Saya kan sempat keluar dulu terus saya masuk lagi soalnya denger katanya ada tembakan gas air mata," ujarnya ketika diwawancarai Surya.co.id pada Sabtu (1/10/2022).

Baca juga: Asisten Pelatih Arema FC FX Yanuar Nyaris Pensiun setelah Tragedi Kanjuruhan, Disemangati Sosok Ini

Baca juga: Daftar Sanksi Berlapis untuk Arema Buntut Tragedi Arema vs Persebaya, Termasuk Denda Rp 750 Juta

Namun, katanya, ketika ingin keluar dari stadion, wanita itu melihat pintu 13 dari Stadion Kanjuruhan telah dalam kondisi tertutup.

"Terus saya kembali, pintu sudah tertutup," imbuhnya.

Kesaksian yang sama juga diungkapkan oleh perwakilan Curva Sud lainnya yaitu pria dengan jaket hitam.

Menurutnya, di sekitar pintu 13 tersebut masih berjaga dari pihak kepolisian, TNI, dan pengamanan.

Grafiti bertuliskan No Justice No Peace atau Tidak Ada Perdamaian tanpa Keadilan serta A.C.A.B yang dituliskan di luar Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Tiga suporter Arema FC mengaku melihat pintu 13 Stadion Kanjuruhan sempat terbuka saat pertandingan Arema FC vs Persebaya masuk menit ke-85.
Grafiti bertuliskan No Justice No Peace atau Tidak Ada Perdamaian tanpa Keadilan serta A.C.A.B yang dituliskan di luar Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Tiga suporter Arema FC mengaku melihat pintu 13 Stadion Kanjuruhan sempat terbuka saat pertandingan Arema FC vs Persebaya masuk menit ke-85. (Kompas TV (Achmad Ibrahim/Associated Press))

Senada dengan pengakuan rekannya, ia juga sempat keluar stadion tetapi memutuskan kembali masuk karena mendengar tembakan gas air mata di dalam stadion.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved