Breaking News:

Persib Bandung

Jupe: Akan Enak Dilihat Bobotoh Bisa ke Jakarta, Jakmania ke Bandung, Pemain Persib Ikut Doa Bersama

Sepak bola sejatinya harus bisa menjadi pemersatu bangsa. Jupe ingin suatu saat Bonek bisa ke Malang, dan Aremania bisa ke Surabaya.

Editor: taufik ismail
TRIBUN JABAR /DENI DENASWARA
PITA HITAM : Pemain Persib Bandung mengenakan pita hitam saat mengikuti latihan di Stadion Sidolig, Bandung, Senin (3/10). Mengenakan pita hitam ini sebagai bentuk ikut bela sungkawa nya atas tragedi di Stadion Kanjuruhan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah pemain dan ofisial Persib Bandung, bobotoh, dan civitas akademika ITB mengikuti acara Doa Bersama untuk Sepak Bola Indonesia di Masjid Salman ITB, Rabu (5/10/2022).

Beberapa penggawa Maung Bandung yang hadir adalah Achmad Jufriyanto, Fitrul Dwi Rustapa, Robi Darwis, Ridwan Ansori, Bayu Mohamad Fiqri, Kakang Rudianto, Teja Paku Alam, Ferdiansyah, dan Arsan Makarin.

Para peserta mendoakan korban dan keluarga yang ditinggalkan pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Doa bersama diawali dengan salat maghrib berjamaah. Setelah itu, Ustaz Handy Bonny menyampaikan tausiah yang ditutup dengan doa dan salat Isya berjamaah.

Dewan Pakar Salman ITB, Budhiana Kartawijaya mengatakan, tidak selayaknya sepak bola menyebabkan hilangnya nyawa. Karena sejatinya sepak bola merupakan media yang menghibur dan menyehatkan.

“Selembar nyawa jauh lebih berharga dari satu pertandingan olahraga apapun,” ujar Budhiana.

Ia menyampaikan, lawan tanding dalam olahraga bukanlah musuh, namun mitra dalam upaya meningkatkan kualitas fisik dan mental.

Demikian pula, suporter satu tim dengan lawan tanding tidak selayaknya saling bermusuhan, akan tetapi saling memperkuat tali persaudaraan.

Kapten Persib Bandung, Achmad Jufriyanto mengatakan, perbaikan dalam segala hal menjadi harapan semua pihak, termasuk suporter, setelah insiden ini.

Sebagai pemain tidak harmonisnya suporter berdampak juga bagi tim dan pemain.

“Akan enak dilihat Aremania datang ke Surabaya. Bobotoh ke Jakarta, Jakmania ke Bandung, Bonek ke Malang, atau suporter lainnya. Damai itu indah, dan enak pastinya dengan situasi itu,” ucapnya di laman resmi klub.

Ustaz Handy Bonny mengatakan, terlalu mahal satu nyawa untuk sepak bola. Ia berharap ada kebaikan yang didapat di balik peristiwa memilukan itu.

“Terlalu mahal satu nyawa untuk kebangkitan sepakbola. Semoga ini yang terakhir,” ucapnya.

Baca juga: Besok Bobotoh Persib Akan ke Malang, Viking Sambut Perdamaian Antarsuporter, Ini dari Grass Root

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved