Breaking News:

Tragedi Arema vs Persebaya

INI DAFTAR 12 Orang yang Disanksi Terkait Tragedi Kanjuruhan, Iwan Bule Kekeuh Tak Akan Mundur

12 orang mendapat hukuman terkait tragedi tersebut. Iriawan menegaskan bahwa dirinya tak akan mundur dari jabatannya sebagai Ketum PSSI.

Kompas TV (Achmad Ibrahim/Associated Press)
Grafiti bertuliskan No Justice No Peace atau Tidak Ada Perdamaian tanpa Keadilan serta A.C.A.B yang dituliskan di luar Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Tiga suporter Arema FC mengaku melihat pintu 13 Stadion Kanjuruhan sempat terbuka saat pertandingan Arema FC vs Persebaya masuk menit ke-85. 

TRIBUNJABAR.ID - Proses investigasi tragedi Kanjuruhan yang menelan ratusan korban jiwa masih terus dilakukan.

Tragedi berdarah tersebut terjadi seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022).

Hingga saat ini, sebanyak 12 orang mendapat hukuman terkait tragedi tersebut.

Selain itu, desakan agar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mundur dari jabatannya, makin kuat.

Adapun Iwan Bule, sapaan Mochamad Iriawan, kembali menanggapi tuntutan warganet yang diarahkan kepada dirinya tersebut.

Diketahui, ratusan korban jiwa berjatuhan setelah laga pekan kesebelas Liga 1 2022-2023 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10/2022) malam WIB.

Para penggemar sepak bola Indonesia langsung mengarahkan perhatiannya kepada Mochamad Iriawan selaku Ketum PSSI setelah insiden ini terjadi.

Baca juga: Kata Komnas HAM, Aremania Serbu Lapangan Karena Mau Beri Semangat ke Pemain Arema

Pria berusia 60 tahun tersebut dituntut untuk mundur sebagai Ketum PSSI menyusul terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Mochamad Iriawan diminta untuk mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab atas hal ini.

Tuntutan-tuntutan ini pun akhirnya direspons Iriawan saat dirinya ditemui oleh awak media di Malang, Selasa (4/10/2022).

Iriawan menegaskan bahwa dirinya tak akan mundur dari jabatannya sebagai Ketum PSSI.

Ketum PSSI tersebut memiliki alasan tersendiri mengapa dirinya menolak untuk mundur dari jabatannya tersebut.

Ia berdalih bahwa pertanggung jawabannya atas tragedi ini bukan mundur dari PSSI.

Melainkan mengawal langsung kasus ini hingga tuntas.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved