3 Rumah di Majalengka Rusak akibat Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

Beberapa hari ini, tiga buah rumah dilaporkan rusak parah akibat cuaca ekstrem yang menerjang Kabupaten Majalengka

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Dua rumah warga di Desa Margajaya, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka tertimpa material longsor setinggi 10 meter, Selasa (4/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUJABAR.ID, MAJALENGKA - Beberapa hari ini, tiga buah rumah dilaporkan rusak parah akibat cuaca ekstrem yang menerjang Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Ketiganya berasal dari Desa Margajaya, Kecamatan Lemahsugih dua rumah dan satu rumah berada di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura.

Bahkan, rumah yang berada di Desa Sukasari Kaler tersebut rata dengan tanah.

Baca juga: Jalan Penghubung Dua Desa di KBB Longsor, Akses Warga Nyaris Terputus, Kini Tersisa Separuhnya

Rumah-rumah yang rusak itu diketahui diakibatkan cuaca ekstrem, seperti hujan lebat dan angin kencang.

Mengetahui hal itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kertajati Majalengka mengingatkan adanya potensi bencana hidrometeorologi.

Bencana hidrometeorologi sendiri adalah fenomena bencana alam atau proses merusak yang terjadi di atmosfer (meterologi), air (hidrologi), atau lautan (oseanografi).

Bencana tersebut dapat menyebabkan hilangnya nyawa, cedera atau dampak kesehatan lainnya, kerusakan harta benda, hilangnya mata pencaharian dan layanan, gangguan sosial dan ekonomi, atau kerusakan lingkungan.

Contoh bencana hidrometeorologi adalah badai siklon tropis, badai petir, badai es, curah hujan ekstrem, banjir, embun dan suhu dingin.

Prakirawan BMKG Kertajati Majalengka, Ahmad Faa Izyin mengatakan, pihaknya memprediksi musim hujan di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Kuningan dan Majalengka) jatuh pada dasarian tanggal 2 Oktober ini.

Baca juga: Puluhan Makam di TPU Sirnaraga Terdampak Longsor, Dinas Cipta Bintar Kota Bandung Lakukan Ini

Kabupaten Indramayu jadi daerah terakhir masuknya musim hujan.

Memasuki November, hujan diprakirakan sudah merata di lima kabupaten/kota itu.

"Prakiraan awal musim hujan di Cirebon, Majalengka, Kuningan jatuh pada Oktober dasarian 2 yakni tanggal 11 sampai 20, hingga November Dasarian 1 (tanggal 1-20)."

"Sedangkan di Indramayu pada Oktober Dasarian 2 atau tanggal 11 sampai 5, hingga November Dasarian 3, tanggal 21 sampai akhir bulan," ujar Faiz, sapaan akrabnya, Rabu (5/10/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved