Polres Sukabumi Kota Serahkan Dua Tersangka Kasus Pasar Pelita ke Kejari, Satu ASN dan Satu Swasta

Dua tersangka kasus Pasar Pelita digiring ke Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Sukabumi Kota, Selasa (4/10/2022).

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/DIAN HERDIANSYAH
Dua tersangka kasus Pasar Pelita digiring ke Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Sukabumi Kota, Selasa (4/10/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Dua tersangka kasus Pasar Pelita digiring ke Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Sukabumi Kota, Selasa (4/10/2022).

Terlihat petugas dari Unit Tipikor Satreskrim Polres Sukabumi Kota menggandeng kedua tersangka dengan tangan diborgol.

Polisi juga membawa satu boks berwarna putih dengan tutup hijau berupa barang bukti ke Kejaksaan Kota Sukabumi.

Kedua tersangka tersebut, yakni berinisial AS yang merupakan ASN di Kota Sukabumi dan IR pihak swasta pengembang pasar pembangunan pasar Pelita.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin mengatakan, dua tersangka tersebut dalam kasus penanganan korupsi penghapusan aset Pasar Pelita dalam laporan (LP) tahun 2018.

Baca juga: Mahasiswa Peduli Pasar Pelita Kecewa Demo Dibubarkan, Padahal Sudah Menjalankan Prokes

"Dari LP tersebut lihat timelinenya dan proses penyidikan yang diterapkan. Maka kemudian tersangka ini ditetapkan pada April 2021 dengan dua tersangka," ujarnya, kepada Tribunjabar.id, saat ditemui di Polres Sukabumi Kota.

Zainal menuturkan, hasil pemeriksaan dari penyidik kemarin, pihaknya sudah menyerahkan berkas perkara ke Kejaksaan dan dinyatakan lengkap pada 26 september 2022.

"Sehingga kemudian kami melakukan penahanan terhadap dua tersangka tertanggal 28 September. Inisialnya AS dan IR, satu ASN dan swasta," tuturnya.

"Siang ini akan kami lakukan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Kota Sukabumi," ujarnya.

Sementara itu, terkait pasar pita ini kata Zainal merupakan atensi pimpinan yang harus segera ditindaklanjuti.

Baca juga: Massa Minta Penyelesaian Kasus Pasar Pelita Sukabumi, Ancam Datang dengan Jumlah Lebih Banyak

"Semua kasus korupsi menjadi atensi baik dari pihak kepolisian, kejaksaan dan pihak KPK," ujar Zainal. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved