Tragedi Arema vs Persebaya

Pelatih Persib Ucapkan Belasungkawa Tragedi Kanjuruhan, Berharap Ini Jadi Peristiwa Kelam Terakhir

Luis Milla mengucapkan belasunkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Editor: taufik ismail
Instagram @luismillacoach
Pelatih Persib Bandung Luis Milla. Ia turut berduka cita atas tragedi di Kanjuruhan. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tragedi terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) malam.

Ratusan orang meninggal dunia setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Peristiwa ini membuat banyak pihak sangat bersedih dan terpukul.

Termasuk pelatih Persib Bandung, Luis Milla.

Pelatih asal Spanyol ini merasa sangat berduka atas kejadian yang merenggut banyak korban jiwa tersebut.

Milla mengaku turut merasakan kesedihan dan duka yang dialami keluarga korban juga publik Kota Apel tersebut.

“Hari ini sepak bola Indonesia sedang berduka. Saya ingin menyampaikan rasa duka cita yang sangat dalam untuk tragedi ini. Untuk keluarga dan kerabat yang ditinggalkan semoga kalian tetap diberikan kekuatan,” ucap Luis Milla, Minggu 2 Oktober 2022.

Milla yang juga pernah menjadi pelatih Tim Nasional Indonesia ini pun berharap tragedi di Stadion Kanjuruhan tersebut tidak pernah terjadi lagi di persepakbolaan Indonesia.

Baca juga: UPDATE Korban Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Wagub Emil Dardak Sebut Korban Meninggal Jadi 174 Orang

“Saya tentu sangat bersedih atas tragedi ini. Saya berharap ini semua menjadi peristiwa terakhir yang terjadi di sepak bola Indonesia,” ujarnya di laman resmi klub.

Persib Bandung menyampaikan dukacita atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam, 1 Oktober 2022. 

Insiden setelah pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya itu itu menimbulkan korban jiwa.

Melalui laman resminya, Persib mengucapkan, "Semoga keluarga korban diberikan ketabahan, korban luka-luka segera pulih, dan yang meninggal dapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa."

"Semoga insiden ini pun adalah yang terakhir dan tidak ada lagi korban jatuh atas nama sepakbola," tulis pihak Persib seperti dikutip dari laman resmi Persib.

Baca juga: Tragedi Arema vs Persebaya Tewaskan 129 Orang, Tim Singo Edan Bakal Kena Sanksi Berat

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved